Tiduri Pacar, AS Digelandang ke Polisi

Tersangka saat diamankan di Mapolresta Palembang. KORANKITO/DEPE.

Palembang- Gara-gara ulahnya telah meniduri pelajar sekolah menengah kejuruan berinisial B (16) sebanyak tiga kali, seorang pemuda AS (17) terpaksa mendekam di sel tahanan Mapolresta Palembang.

Sebelumnya, tersangka digerebek oleh keluarga korban saat berada di kediamannya di Jalan R Soekamto, Kecamatan IT II Palembang dan kemudian digelandang ke Mapolresta Palembang untuk mempertanggungjawabkan ulahnya.

Ditemui di ruang Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polresta Palembang, AS mengaku nekat meniduri korban lantaran dirinya tidak bisa menahan nafsu saat melihat B tidur di rumahnya sejak tanggal 27 Agustus.

“Sudah tiga kali pak, dua hari pertama dia tidur bersama ibu. Selasa (29/8) hingga Kamis (31/8), tidur bersama saya di dalam kamar. Saya tidak menyekapnya, dia datang sendiri dan tidak mau pulang ke rumah,” kata AS.

Ia mengatakan, tidak memperkosa korban melainkan dilakukan atas dasar suka sama suka. “Dia tidak dipaksa pak, saya juga janji akan menikahinya kalau hamil dan tanggung jawab. Saya harap keluarganya dapat menerima saya,” katanya.

Sedangkan, korban B saat menjalani pemeriksaan mengaku telah dipaksa oleh AS yang merupakan pacarnya untuk melakuan hubungan layaknya suami istri.

“Awalnya tidak mau, bapaknya juga melarang karena bukan muhrim. Tapi dia memaksa saya masuk dan tidur di kamarnya. Dia juga janji sama saya dan orangtunya akan bertanggung jawab kalau hamil,” ujarnya.

Kasat Reskrim Polresta Palembang Kompol Yon Edi Winara mengatakan pihaknya sudah mengamankan pelaku dugaan penyekapan dan pemerkosaan. Saat ini, yang bersangkutan masih menjalani pemeriksaan oleh anggotanya.

“Pelaku masih menjalani pemeriksaan secara itensif oleh anggota PPA Satreskrim Polresta Palembang dan untuk pasal yang disangkakan UU Nomor 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak,” tutupnya. Korankito.com/depe.