Pasca Lebaran, Gas 3Kg di PALI Langka

Tumpukan gas melon 3 kg

PALI-Pasca peringatan Hari Raya Idul Adha 1438 Hijriah, Kelangkaan Gas ukuran 3 kg atau yang sering disebut gas melon kembali terjadi di Bumi Serepat Serasan, yang membuat Ibu Rumah Tangga (IRT) di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) kian menjerit.

Tidak hanya itu saja, akibat kelangkaan tersebut menyebabkan harganya pun melambung tingg dari yang biasanya harga satu tabung gas 3 kg berkisar Rp18 ribu hingga Rp 20 ribu per tabung, kini bisa mencapai Rp 25 ribu bahkan Rp 35 ribu per tabung.

Linda (41) warga Golof Permai Kelurahan Handayani Mulya, Kecamatan Talang Ubi mengaku sangat kecewa, selain sulit didapatkan  harga yang tancap gas, hingga hingga 10 ribu sampai 15 ribu  pertabungnya

“Saat mau membeli gas tadi, disekitar sini tidak ada semuanya kosong. Bahkan, saya dengan anak sempat mencari ke wilayah lain, tapi memang benar-benar kosong, harganya jugo mahal” tutur Linda

Linda berharap kelangkaan ini tidak berlangsung lama, karena diakuinya sangat kesulitan jika sampai tabung gas 3 kg benar-benar kosong seperti ini, sehingga menyulitkan para kaum ibu rumah tangga

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten PALI Irawan mengaku sudah mendapat informasi bahwa kemarin gas melon terjadi kelangkaan.

“Saat ini petugas kami sedang mencari informasi baik ke pengecer, pangkalan sampai ke agen, penyebab terjadinya kelangkaan gas melon di PALI,” ujarnya

Irwan juga akan segera menggelar rapat kordinasi dengan staf nya untuk segera mencari solusi kongkret dalam  mengatasi kelengkapan gas tersebut,

“intinya kita akan segera melakukan rapat dengan staf untuk mencari solusi kongkret dalam  mengatasi kelengkapan gas 3 kg ini.” Pungkasnya (korankito.com/cr1/mbam)