Bupati dan Wabup Sholat Ied di Jami’ An-Nur Sekayu

Bupati Musi Banyuasin (Muba) H. Dodi Reza saat menyerahkan bantuan hewan kurban. Foto/Heri.

Muba – Bupati Musi Banyuasin (Muba), H Dodi Reza bersama Wakil Bupati, Beni Hernedi dan jajaran FKPD serta OPD di lingkungan Pemkab Muba, melaksanakan sholat Idul Adha 1438 H di Masjid Jami’ An-Nur Sekayu, Jumat (1/9).

Plh Kabag Kesejahteraan Setda Muba, M Nuh mengatakan, pada tahun ini Pemkab Muba bersama perusahaan dalam lingkup wilayah Muba, melaksanakan kurban dengan menyembelih  25 ekor sapi dan 2 ekor kambing. Yang mana ke-25 ekor sapi dan 2 ekor kambing tersebut akan di berikan kepada masyarakat di 14 kecamatan yang ada di Muba, selebihnya akan di berikan kepada masyarakat sekitar Masjid Jami’ An-Nur.

Bupati Muba, H Dodi Reza Alex dalam sambutannya mengajak masyarakat untuk meningkatkan pengabdian kepada Allah SWT serta kepedulian kepada sesama.

“Alhamdulillah, kita melaksanakan sholat Idul Adha bersama masyarakat ditempat ini, sekaligus sebagai upaya untuk menjalin ukhuwah islamiyah dan melaksanakan syi’ar agama Islam di Kota Sekayu yang kita cintai ini, “ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Bupati menginformasikan bahwa di tahun pertama program pembangunan lima tahunan, Pemkab Muba telah melakukan berbagai strategi untuk percepatan dan pemerataan pembangunan di Kabupaten Muba, demi terwujudnya masyarakat Muba yang sejahtera dan tercapainya visi Pemkab Muba yaitu, Maju Berjaya di tahun 2020.

Bupati Dodi juga berpesan kepada pemuka agama serta tokoh masyarakat agar pada setiap kesempatan dapat memberikan bimbingan kepada masyarakat untuk menjauhkan diri dari bahaya narkoba, melalui mimbar masjid maupun pengajjan. “Selaku pimpinan daerah, saya mengintrusikan kepada seluruh jajaran pejabat pemerintahan untuk bersama-sama menyelamatkan keluarga dan masyarakat serta bangsa kita dari bahaya narkoba, tidak ada kenikmatan dengan narkoba, yang terjadi hanyalah kesengsaraan sepanjang hayat, “tukasnya.

Sementara itu, Khatib H Hendra Zainudin dalam khotbahnya menyampaikan, Idul Adha dikenal dengan “Hari Raya Haji”, yang mana kaum muslimin yang sedang menunaikan haji saat ini tengah melakukan wukuf di Arafah. Meraka semua memakai pakaian serba putih dan tidak berjahit yang disebut pakaian ihram, yang melambangkan persamaan akidah, pandangan hidup dan tatanan nilai, yaitu nilai persamaan dalam segala segi bidang kehidupan. (korankito.com/heri/amel)