Jualan Shabu PNS Diringkus BNNK Lubuklinggau

Suasana gelar perkara di BNNK Lubuklinggau. KORANKITO/DHIA

Lubuklinggau- Gara-gara nekat berjualan narkoba jenis shabu-shabu, oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) Kelurahan Belalau, Kota Lubuklinggau Zulkipli diringkus Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Lubuklinggau.

Residivis kasus yang sama tahun 2011 dan sempat menjalankan hukuman delapan bulan penjara ini ditangkap saat berada di Jalan Nangka, Kelurahan Megang, Kecamatan Lubuklinggau Utara II, Kota Lubuklinggau, Senin (21/8) malam.

Kepala BNNK Lubuklinggau AKBP Edy Nugroho didampingi Kasi Pemberantasan AKP Sukirman dan Kasubag Umum Apandi mengatakan selain pelaku didapatkan 12 paket narkotika jenis shabu seberat 2,12 gram dan ponsel.

“Tersangka Zul ini mendapatkan barang haram tersebut dari Anis, setelah mendapatkan informasi kita langsung melakukan pengembangan dengan menangkap Anis,” kata saat gelar perkara, Selasa (22/8) siang.

Lebih lanjut, ia mengatakan pihak BNNK Lubuklinggau sangat menyayangkan dengan insiden terersebut. Lantaran, ditengah gencarnya pemberantasan narkoba di Kota Lubuklinggau, masih ada oknum PNS yang menjual narkoba.

“Ini sangat miris ya, masih ada PNS yang jual narkoba. Zul ini pernah dihukum delapan  bulan penjara kasus narkoba dan ternyata dia mengulanginya lagi,”ujarnya.

Selain itu,  7 Agustus lalu BNNK Lubuklinggau juga mengamankan Citra Effendi alias Gusdur salah satu pengedar narkoba. Dari tangan tersangka diamankan delapan paket narkoba seberat 1,20 gram dan uang Rp 200 ribu.

Kini BNNK Lubuklinggau, lanjutnya, masih melakukan pengejaran terhadap AS yang merupakan pemasok barang haram tersebut kepada Cindra Efenndi. “Ketiga tersangka akan dijerat pasal 114 dengan ancaman diatas 5 tahun penjara,” ujarnya.

Sementara Walikota Lubuklinggau, SN Prana Putra Sohe mengaku belum mendapat informasi terkait bawahannya yang tertangkap jual shabu.  Namun dirinya memastikan akan diberi sanksi tegas. “Kalau terbukti ya kita pecat,” singkatnya. korankito.com/dhia/depe.