Pembangunan Awning Lorong Basah Capai 70 Persen

Kondisi awning di pasar lorong basah yang masih dalam proses pengerjaan (foto/raya)

Palembang – Rencana Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang dalam pembangunan awning untuk pedagang di Jalan Sentot Ali Basya atau biasa disebut Lorong Basah kini sudah mencapai 70 persen. Ini terlihat saat pantauan di lokasi, dimana pembangunan awning sepanjang lorong tersebut sudah dilakukan, para pekerjanya pun tengah menyelesaikan pemasangan pipa saluran air.

Terkait hal ini, Kepala Dinas Pariwisata Kota Palembang, Isnaini Madani menuturkan, awning yang sekarang sedang tahap penyelesaian oleh pihak pembangun dari PD Pasar Palembang Jaya, akan segera selesai. Awning ini akan dijadikan sebagai tempat berjualan disiang hari oleh para PKL dan malam hari akan berubah menjadi wisata kuliner malam.

“Di Kota Palembang belum ada tempat kuliner yang berada di kawasan heritage. Kawasan kuliner malam ini akan menjadi destinasi baru di Palembang dan diharapkan dapat menghadirkan wisatawan,” katanya, Minggu (19/8).

Wisata kuliner malam di awning Lorong Basa juga bisa menjadikan kawasan Pasar 16 menjadi ramai di malam hari. Sebab, selama ini setelah pertokoan di pusat retail terbesar di Sumsel ini tutup, tempat ini menjadi cukup sepi dan tak ada aktivitas lain.

“Maka di samping menjadikan kawasan ini sebagai tempat kuliner khas dan baru, diharapkan juga dapat menghidupkan kawasan Lorong Basah ini agar menjadi ramai,” terangnya.

Ia mengatakan, jajanan dan kuliner yang dijual di tempat itu harus makanan yang khas, unik dan bersih agar menarik dan mendapat banyak kunjungan. Meskipun saat ini pihaknya belum mendata pedagang yang akan berjualan, tetapi pihaknya menginginkan pedagang menjual makan yang enak dan tentu tidak boleh ketinggalan makanan khas Palembang harus dijual di Wisata Kuliner Malam ini.

“Lapak direncanakan akan dibuat seragam dan rapi dan tertata. Kita minta makanan enak yang dijual agar membuat orang penasaran,” imbuhnya.

Menurutnya, pihaknya akan kerja sama dengan Himpunan Pariwisata Indonesia (HPI) supaya memasukkan jadwal kunjungan tamu ke awing. “pengunjung dapat banyak keuntungan saat berkunjung. Pengunjung akan menikmati beberapa tempat sekaligus lantaran berada di tempat yang berdekatan. Ampera, BKB, Tugu Belido dan Pasar Seni di dekat museum SMB II dan Monpera,” katanya,

Sementara itu, Direktur Utama PD Pasar Palembang Jaya, Asnawi P Ratu mengatakan, pihaknya saat ini sedang tahap penyelesaian pemasangan awning Lorong Basah. Atap setinggi 4 meter telah dipasang dan tinggal menyelesaikan membuatan aliran air di kiri dan kanan dan lantai.

“PKL mendapat bagian siang hari, malam untuk kuliner. PKL sudah setuju dengan awning ini, nantinya setelah pembangunan selesai mereka (PKL) akan membayar iuran Rp11.000 perhari,” tukasnya (korankito.com/raya)