Kurir Shabu Terjaring Razia

Tersangka saat diamankan di Mapolsekta Kertapati Palembang. KORANKITO/DEPE.

Palembang- Jaka Pradio (19), tidak menyangka akan berurusan dengan pihak kepolisian Polsek Kertapati Palembang, setelah ia kedapatan membawa sepuluh paket narkoba jenis shabu-shabu.

Tersangka terjaring razia yang dilakukan Unit Polsek Kertapati Palembang di Jalan KI Marogan, Kelurahan Kemas Rindo, Kecamatan Kertapati Palembang, Minggu (20/8) sekitar pukul 23.00.

Kapolsek Kertapati Palembang AKP Delli Haris mengatakan, tertangkapnya pelaku berawal dari pihaknya mendapatkan informasi akan ada transaksi narkoba di wilayah hukum Polsek Kertapati.

“Menindaklanjuti informasi itu, kita melakukan razia di tempat kejadian perkara (TKP) dan tak lama melintas pelaku dengan mengendarai sepeda motornya,” kata Delli saat gelar perkara, Senin (21/8) siang.

Melihat gerak-gerik pelaku yang muncurigakan, petugas pun langsung menghentikan kendaraannya dan dilakukan penggeledahan. Ketika itulah, anggota menemukan 10 paket kecil shabu-shabu.

“Kita temukan shabu-shabu di dalam saku celananya yang diletakkan di dalam kotak bungkus rokok. Tersangka J pun langsung kita amankan di Polsek untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” tuturnya.

Didampingi Kanit Reskrim Iptu M Uzir, Kapolsek menerangkan dari hasil pemeriksaan sementara, tersangka J nekat membawa shabu-shabu itu lantaran disuruh oleh AS untuk diantar ke M.

“Selain J kita amankan 10 paket kecil narkoba senilai Rp1 juta dan akan dikenakan Pasal 112 Ayat 1 dan 114 Ayat 1 UU No35 Tahun 2009 Tentang Narkotika dengan ancaman kurungan diatas 5 tahun,” ujarnya.

Sementara itu, Jaka mengakui perbuatannya. “Saya hanya disuruh oleh AS untuk mengantarkan pesanan shabu kepada M dan mendapatkan upahan sebesar Rp100 ribu,” kata pemuda keseharian sebagai sopir ini.

ia menuturkan baru satu kali melakukannya. “Ini baru pertama kali pak, saya juga tidak memakai narkoba,” kata pemuda yang tinggal di Jalan Kemang, Lorong Beguyur, Kecamatan Kertapati, Palembang. Korankito.com/Depe.