Hotel Ibis Belum Serahkan Dokumen Tenaga Kerja

Hotel Ibis. Foto/Raya.

Palembang – Kendati tenggat waktu sepekan sejak 11 Agustus lalu yang diberikan Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) bersama Dinas Ketenaga Kerjaan (Disnaker) Kota Palembang kepada PT Indo Citra Mulia (ICM) untuk melengkapi dokumen ketenaga kerjaannya, namun hingga kini 7 dokumen yang diminta tersebut masih Belum di terima DPRD Palembang maupun Disnaker Palembang.

Kepala Disnaker Kota Palembang melalui Kabid Hubungan Industrial Disnaker Kota Palembang, Fahmi Fadillah Hatta mengungkapkan, pihaknya belum menerima 7 dokumen yang disepakati saat dengar pendapat bersama DPRD Palembang beberapa waktu lalu tersebut. Hingga saat ini, pihaknya masih menunggu.

“Kita memang masih menunggu dokumen itu. Walau pun agak kecewa, sebab sampai sekarang 7 dokumen yang diminta belum diserahkan juga,” tuturnya, saat diwawancarai belum lama ini.

Menurut Fahmi, semestinya pihak Ibis yakni PT ICM yang merupakan anak perusahaan dari Thamrin Group ini harus kooperatif dengan kesepakatan yang sudah di setujui tersebut. Sebab ini merupakan hal penting mengingat Undang-undang (UU) mengatur juga jika kontraktor yang menggunakan alat berat harus memiliki ijin, baik operatornya maupun alat itu sendiri.

“Selain itu, tenaga kerjanya harus dijamin kesejahteraan serta keselamatannya. Dokumen itu lah yang akan diteliti apa sudah memenuhi standar berdasarkan aturan yang berlaku atau belum,” tukasnya.

Dilain tempat, Anggota Komisi II DPRD Kota Palembang, Nazili SH menambahkan, setiap aturan tentu ada konsekuensi hukumnya. Terkait hasil rapat tersebut, pihaknya menunggu informasi lebih lanjut dari pihak Disnaker menyesuaikan dengan mekanisme yang ada. Dimana dokumen tersebut harus diserahkan kepada Disnaker selanjutnya diserahkan kepada Komisi IV.

“Sejauh ini belum ada dokumen yang diterima terkait tenaga kerja Hotel Ibis. Mengenai langkah selanjutnya tentu masih menunggu laporan dari Disnaker. Setahu saya belum ada laporan soal dokumen yang terkait tenaga kerja Hotel Ibis sudah diserahkan,” ungkapnya.

Diketahui, adapun 7 dokumen yang diminta tersebut diantaranya terkait ijin operator tower crane beserta Surat Keterangan Ahli (SKA), ijin operasional tower crane, outsoursing, kontrak kerja pekerja PT Indo Citra Mulia (ICM) dan lainnya.

Sebelumnya, Project Manager Hans Saiful mengakui, sebagian ijin terkait tenaga kerja sudah ada. Tapi, memang belum lengkap dan saat ini sedang dilengkapi. “Kita akan lengkapi secepatnya dokumen yang diminta DPRD Palembang. Ya memang belum siap hari ini dokumen ijinnya,” katanya beberapa waktu lalu. (korankito.com/raya/amel).