Wow! Ikan Louhan Masuk Mall

Sejumlah aquarium yang dipamerkan di Palembang indah Mall Sabtu (19/8) foto/raya

Palembang – Ratusan koleksi ikan Louhan yang berasal dari komunitas Pencinta Ikan Louhan berkumpul meramaikan Palembang Indah Mall (PIM) dari tanggal 18 hingga 20 mendatang dalam acara Ampera Cinta Aquarium Cup 2017.  Sekretaris Himpunan Pecinta Louhan di Palembang, Darul mengungkapkan, kegiatan ini merupakan kegiatan yang ketiga kalinya di lakukan oleh komunitas pencinta ikan yang masih termasuk mirip jenis ikan mas ini.

“Untuk tahun ini, ini kegiatan yang ketiga kalinya. Itu untuk lokal, kalau untuk nasional hampir setiap bulan diadakan. Tujuannya untuk sharing ke sesama pecinta ikan jenis ini. Bertukar informasi tentang ikan Louhan, silaturahmi lah terhadap sesama anggota komunitas,” ungkapnya, saat diwawancarai, Jum’at (18/8).

Dalam kesempatan ini, pihaknya juga mengadakan lomba dengan beberapa kategori diantaranya, CCP, CCH, Bonsai, CHC, Gold The Best dan Klasik. Dimana klarifikasi ini dibedakan oleh masing-masing bentuk ikan, misalnya untuk jenis bonsai itu kepalanya jauh lebih besar dibandingkan yang lain sedangkan tubuhnya agak sedikit kecil.

“Kita disini ada sekitar 125 peserta. Kalau untuk kisaran harga ikan Louhan yang bagus itu tergantung dari karakternya, misal yang kualitas bagus itu kulitnya shiny atau lebih mengkilap terang, warnanya lebih terang misal merah, bodi proforsional, marking yakni arti tanda yang ada di tubuh ikan. Jadi itu semua menunjukan kualitas dan mempengaruhi nilai jualnya. Sementara untuk kisaran harga antara Rp 400ribu hingga Rp 20juta. Mungkin diakhir acara pada 20 Agustus nanti akan ada acara lelang juga,” pungkasnya.

Sementara itu, Pemerintah Kota Palembang melalui Dinas Perikanan mengaku siap memfasilitasi para pecinta ikan louhan agar lebih berkembang. Hal ini dilakukan demi meningkatkan potensi perikanan di bumi Sriwijaya. “Pemerintah akan memfaslitasi. Apa yang bisa pemerintah bantu, akan kita bantu,” kata Kepala Dinas Perikanan Kota Palembang Arsal Indra.

Palembang memiliki potensi perikanan yang baik, dengan berkembangnya ikan hias, seperti ikan louhan ini akan memberi nilai tambah sektor perikanan di kota ini.  Bahkan, ikan louhan asal Palembang telah tembus ke mancanegara. Lanjut arsal

“Ini bukan sekedar hobi, bisa juga untuk mengembangkan lapangan pekerjaan. Barusan saya tahu, kalau ikan louhan mereka ini ada yang ditawar hingga Rp9 juta oleh orang Singapura,” imbuhnya.

Karena itu, menurutnya pelaksanaan kegiatan kontes atau pemeran ikan louhan ini tidak hanya di dalam ruangan, namun dapat juga dilaksanakan di ruang terbuka sehingga lebih mendekatkan dengan masyarakat.

“Kontes atau pemeran  tidak hanya di mal, bisa juga di luar, misal di Kambang Iwak. Kita pasang tenda, aquarium ditata rapi, sehingga orang yang lewat bisa melihat. Kontesnya bukan tingkat lokal, bisa juga tingkat nasional,” jelasnya.

Selain itu, lanjutnya, ini bisa juga dengan bekerjasama dengan Dinas Periwisata untuk memamerkan di pedestrian. Dengan begitu masyarakat yang berkunjung di pedestrian dapat menyaksikan aquarium ikan-ikan tersebut.

“Pentingnya kerjasama juga terkait wawasan masyarakat terhadap cara pemeliharaan ikan itu. Sebab, dahulu masyarakat memakai ikan gabus untuk pakan ikan louhan. Kalau pakai ikan gabus itu tidak boleh, ikan ini dikonsumsi untuk buat pempek, kemplang, kalau begitu ikan gabus jadi kangka, kan susah kita. Tapi sekarang pakan ikan louhan bisa mengunakan pelet, atau cacing beku,” tandasnya. (korankito.com/raya/mbam)