Polsek Talang Ubi Bekuk Dua Pelaku Jambret

Kedua tersangka saat diamankan di Polsek Talang Ubi. KORANKITO/DEPE.

PALI- Jajaran Unit Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Talang Ubi, berhasil menangkap dua pelaku jambret yang sering beraksi di wilayah hukumnya.

Mereka yang ditangkap yakni, Hobi Yono (20) dan Windi (17). Keduanya tercatat sebagai warga Dusun III Desa Suka Damai, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten PALI.

Kejadian bermula pada saat Lisdayanti bersama dua temannya hendak pulang ke rumahnya yang berada di Simpang Bandara, Kelurahan Handayani, Kecamatan Talang Ubi

Setibanya, di Jalan Merdeka Golf Permai, Kelurahan Talang Ubi Selatan, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten PALI, motor korban dipepet pelaku dari arah sebelah kiri.

Seperti sudah terbiasa melakukan aksi penjambretan, dalam satu kali sergapan ponsel milik korban langsung berhasil diambil sang pelaku dari tangan korban.

Anggota Polsek Talang Ubi bersama Unit Reskrim melakukan pengejaran keduanya. Hingga berhasil ditangkap di Jalan Masuk Bandara, Desa Sungai Ibu.

Dari penuturan tersangka Windi, Ia mengaku sudah dua kali melakukan aksi jambretnya, yang pertama dilakukan di kampungnya sendiri, Dusun III, Desa Suka Damai.

“Baru duo kali pak, yang pertamo aku rampas hp di dusun (tempat dia tinggal). Aku dak pernah pak jambret di kota Pendopo. Baru yang inilah,” ungkap Windi.

Sementara itu, Kapolres Muara Enim AKBP Leo Andi Gunawan melalui Kapolsek Talang Ubi Kompol Victor Eduard Tondaes didampingi Kanit Reskrim Iptu Rusli mengungkapkan setelah mendapat laporan, anggota langsung melakukan pengejaran terhadap dua tersangka penjambretan.

“Tak selang beberapa lama, kedua pelaku berhasil diamankan lengkap beserta barang bukti berupa satu unit ponsel dan satu unit motor yang digunakan pelaku saat melakukan aksi kejahatannya,” terangnya Jumat (18/8).

Victor juga menerangkan diduga kedua pelaku merupakan spesialis dari aksi penjambretan yang kerap beraksi di wilayah hukum Talang Ubi, yang telah sering meresahkan masyarakat khususnya di wilayah Hukumnya Polsek Talang Ubi

“Kasus ini masih kita dalami lagi. Karena kuat dugan, pelaku tidak kali ini menjambret di ibukota PALI. Dari cara dan gerakannya saat beraksi, pelaku seperti sudag terbiasa. Untuk itu, pelaku kita kenakan pasal 365 KUHP dengan ancaman hukuman penjara maksimal 12 tahun penjara,” tambahnya.

Tak lupa, Victor juga mengingatkan agar masyarakat di wilaya Talang Ubi lebih waspada menghadapi aksi jambret yang bisa terjadi kapanpun dan dimanapun berada. Tanpa melihat korban.

“Itulah kenapa kami terus menghimbau ketika sedang berkendara agar selalu konsentrasi. Untuk menghindari terjadinya aksi jambret. Ditambah lagi harus lebih waspada, karena kejahatan bisa datang karena ada kesempatan.” Pungkasnya. Korankito.com/CR1/Depe.