Dendam Lama, Residivis Kasus Begal Habisi Nyawa Abeng

Ketiga tersangka saat diamankan di Mapolsek SU I Palembang. KORANKITO/DEPE.

Palembang- Gara-gara menyimpan rasa dendam, lantaran pernah dilempari menggunakan batu, ND (17) nekat menikam Benny Saputra alias Abeng (17) menggunakan sebilah gunting hingga merenggang nyawa, Selasa (15/8) pukul 21.00.

Akibat ulahnya itu, ND bersama kedua temannya yang ikut serta menganiaya korban yakni DD (17) dan SF (17) diciduk anggota Unit Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek SU I Palembang, Rabu (16/8) sekitar pukul 00.00 dini hari.

“Saya dendam dengan dia (Abeng), karena pernah melempar saya menggunakan batu saat melintas di tempat mereka menongkrong,”jelas ND saat gelar perkara dan barang bukti di Mapolsek SU I Palembang.

Dihadapan petugas, pemuda yang tercatat sebagai warga Jalan Pangeran Ratu, Lorong Beti, Kecamatan SU Palembang ini menceritakan kejadiannya berawal saat mereka bertiga pergi ke Pasar Induk Jakabaring Palembang.

“Kami pergi ke Pasar Induk untuk mengupas kulit jengkol pak, tapi karena tidak ada barangnya (jengkol), jadi kami pergi ke pasar buah Jakabaring untuk meminta dogan dengan teman disana,” katanya pemuda yang baru keluar dari penjara ini.

Tak lama kemudian, lanjut ND, datang korban yang saat itu tengah membawa sekaleng Aibon. “Dia datang sendirian pak, sambil menghisap sekaleng aibon dan duduk di dekat kami bertiga pak,” tambahnya.

Merasa mengenali korban sebagai pelaku yang melemparinya batu, ND pun mendekat Abeng dan bertanya pulang ke daerah mana. Namun, belum sempat korban menjawab, pelaku langsung memukul korban.

“Dia bilang pulang di sinilah, langsung saya tendang dan menikam dia menggunakan gunting sebanyak enam kali. Setelah itu, kedua teman saya ini (DD dan SF) juga ikut menganiayanya pak, dan kami tinggalkan dia sendirian,” tuturnya.

Sementara itu, Kapolsek SU I Palembang Kompol Mayestika Hidayat melalui Kanit Reskrim Ipda Alkaf mengatakan setelah menerima laporan adanya peristiwa penganiayaan yang menyebabkan korban meninggal dunia, pihaknya langsung datang ke lokasi.

“Kita lakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), memeriksa saksi-saksi yang ada selang berapa jam kemudian kita berhasil menangkap ketiga pelaku saat berada di tempat persembunyiannya,” ungkap Alkaf.

Ketiga tersangka akan dikenakan Pasal 170 Ayat 3 dengan ancaman kurungan diatas sembilan tahun penjara. “Motifnya karena dendam lama, barang bukti yang kita amankan satu buah gunting dan pakaian korban,” tutupnya. Korankito.com/Depe.