Sakit Hati Alasan Heri Tikam Mantan Istri Hingga Kritis

Tersangka Heri saat menunjukan tatto bertuliskan nama mantan istrinya. KORANKITO/DEPE.

Palembang- Heri (36), warga Jalan Abi Kusno Cs, Kecamatan Kertapati Palembang nekat menikam mantan istrinya Rosita hingga kritis, di sebuah acara orgen tunggal di kawasan Kelurahan 15 Ulu, Kecamatan SU I Palembang.

Ditemui di Mapolsek SU I Palembang, Senin (14/8) siang, Heri mengaku tega menikam istrinya dikarenakan sakit hati terhadap ulah Rosita yang berhubungan kembali dengan suami pertamanya.

“Sudah sempat bilang secara baik-baik dengan dia, agar jangan tinggalkan saya. Karena saya sayang kepadanya dan rela meninggalkan anak serta istri untuk bersamanya,” ungkap tersangka.

Merasa tertipu itulah, lanjut Heri, membuat dirinya gelap mata hingga menikam korban secara berulang kali, saat bertemu di acara orgen tunggal tersebut. “Saya melihat dia sedang joget sendirian, langsung saya tikam,” katanya.

Dengan wajah babak belur, ia mengatakan pisau tersebut didapatinya dari halaman parkir acara tersebut. “Saya menemukan pisau itu di parkiran pak, jadi saya ambil dan saya bawa menonton orgen,” ujarnya.

Ditambahkan Heri, ia menikahi korban secara sirih pada Januari 2017 kemarin dan Rosita meninggalkannya sejak pertengahan bulan kemarin. “Sudah setengah bulan dia meninggalkan saya dan kembali kepada suaminya,” tuturnya.

Sementara itu, Kapolsek SU I Palembang Kompol Yon Edi Winara mengatakan pihaknya sudah mengamankan pelaku. Menurutnya, dari hasil pemeriksaan motif pelaku menikam korban dikarenakan cemburu.

“Tersangka sudah kita amankan, motifnya karena cemburu. Untuk barang bukti masih kita cari, karena kondisi TKP kemarin ramai oleh pengunjung orgen tunggal. Tersangka akan dikenakan Pasal 351 Ayat 2 KUHP,” tutupnya. korankito.com/depe.