Bisa Dipercaya

Diduga Cabuli Pelajar SMP, RD Diamankan Polisi

RW saat diamankan di Mapolresta Palembang. KORANKITO/DEPE.

Palembang- Diduga telah berbuat asusila terhadap anak dibawah umur, RW (16) harus beurusan dengan pihak kepolisian Polresta Palembang.

Ia digelandang oleh keluarga MW (14) pelajar sekolah menengah pertama (SMP) yang diduga dicabulinya ke Mapolresta Palembang, Minggu (13/8) siang.

Berita Sejenis
1 daripada 8

Berdasarkan data yang dihimpun, ulahnya berawal saat MW terlelap tidur di kamar rumahnya di kawasan Kecamatan Gandus Palembang, Sabtu (12/8) sekitar pukul 03.00.

Kemudian, RW masuk kedalam rumah dengan mengenakan topeng melalui jendela kamar korban yang terlebih dahulu dicongkelnya menggunakan obeng.

Sebelum mencabuli korban, RW terlebih dahulu mengambil uang beserta rokok dan saat hendak kabur ia melihat korban sedang tidur sendirian di kamarnya.

Ketika itulah, terduga menindih serta menggerayangi tubuh RW dan saat hendak membuka celana, korban terbangun dari tidurnya dan menjerit minta tolong.

“Keponakan saya terbangun pak, ketika dia hendak membuka celananya (RW_red). Korban menjerit dan dia kabur dari jendela kamar,” ucap KR (35) dihadapan petugas kepolisian.

Namun ternyata, saat melarikan diri tersebut, RW meninggalkan topeng yang sebelumnya ia gunakan, sehingga keluarga korban mengenalinya.

Tak terima dengan kejadian itu, paman korban KR (35) membuat pengaduan di SPKT Polresta Palembang, Sabtu (12/8) pukul 03.00.

Kasat Reskrim Polresta Palembang Kompol Yon Edi Winara mengatakan pihaknya sudah menerima penyerahan diduga pelaku pencurian dan perlindungan anak.

“Sudah kita amankan dan akan segera kita lakukan pemeriksaan, termasuk memanggil saksi yang melihat kejadiannya. Kalau bersalah akan kita proses sesuai hukum yang berlaku,” tutupnya. Korankito.com/depe.