Bisa Dipercaya

penurunan UKT Hanya Ada Satu Jalan

Wakil Rektor II Unsri Mukhtaruddin. Foto/ejak

 

Palembang – KORKIT
Untuk mengajukan penurunan uang kuliah tunggal (UKT) hanya ada satu jalur, yakni pengajuan surat tertulis penurunan ekonomi kepada pihak kampus yang kemudian akan diteruskan kepihak Kementerian Riset dan Teknologi Pendidikan Tinggi (Kemristek Dikti) Republik Indonesia (RI).

Hal ini diungkapkan oleh Wakil Rektor II Universitas Sriwijaya (Unsri) Mukhtaruddin saat dikonfirmasi awak media di gedung KPA Unsri kampus Bukit Besar, Palembang, Kamis (10/8). Ia menjelaskan, aturan penetapan dan penurunan UKT sudah jelas tertuang dalam peraturan menteri, maka dari itu ia berharap agar para mahasiswanya, khususnya yang semester sembilan agar mengajukan surat permohonan tertulis kepihak rektorat supaya bisa diselesaikan secara administratif.

 

Berita Sejenis
1 daripada 3.091

“Kan aturan sudah jelas ada Kemenristek Dikti. Kalau mau ada penuruan UKT, jalannya cuma satu yakni mengajukan surat adanya penurunan ekonomi keluarga dengan alasan karena orangtua atau orang yang membiayai hidupnya meninggal dunia. Atau usaha maupun pekerjaan orangtuanya bangkrut. Dengan surat keterangan kurang mampu terlampir dari aparat desa ataupun tempat ia tinggal serta foto kondisi rumahnya,” paparnya.

Dikatakannya, untuk pengajuannya sendiri pihaknya memperpanjang masanya hingga seminggu kedepan yakni hingga tanggal 14 Agustus 2017.

Untuk saat ini, lanjutnya, sudah ada 66 mahasiswa yang mengajukan permohonan penurunan UKT. “Yang masuk akan langsung kita verifikasi, penurunan maksimal sampai dengan tiga level. Dan sanksi baginyang tidak membayar UKT maka mereka harus mengajukan Stop Out (SO) satu semester,” katanya. (korankito.com/ejak)