Narkoba Mulai Sasar Anak-anak

Kasat Narkoba Kompol Achmad Akbar saat ditemui di ruang kerjanya. KORANKITO/DEPE.

Palembang- Peredaran narkoba di Kota Palembang sudah sangat memprihatinkan. Bagaimana tidak, barang haram tersebut kini tidak hanya dinikmati oleh kalangan muda dan dewasa, melainkan sudah merambah ke dunia anak-anak.

Menurut Kasat Res Narkoba Polresta Palembang Kompol Achmad Akbar, dalam kurun waktu tiga bulan terakhir, pihaknya telah menangani 15 kasus anak-anak yang terjerat narkoba.

“Selama tiga bulan belakang, ada 15 kasus anak-anak yang terjerat narkoba, beberapa diantaranya pelajar. Namun, kebanyakan dari mereka merupakan anak jalanan,” tuturnya saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (7/8) siang.

Lebih lanjut, mantan Kapolsek Sukarami ini mengatakan anak-anak yang terjerat kasus narkoba akan diproses sesuai dengan prosedur yang sudah ada.

“Setelah itu, ada tim Assessmen kita bersama BNNK Palembang yang akan menilai apa tindakan yang akan diambil kedepannya, apakah rehab medis atau rehab sosial untuk menyembuhkan anak-anak itu,” tambah Akbar.

Akbar menjelaskan, perlu pengawasan yang lebih dari orangtua agar anaknya tidak terjerumus dengan narkoba. Serta, ia menambahkan motif anak-anak mengkonsumsi barang haram, lantaran ingin menimbulkan rasa percaya diri.

“Iya, peran orangtua sangat penting dalam mengantisipasi anak-anak agar tidak memakai narkoba. Kalau untuk motifnya, mereka menggunakan narkoba agar tampil berani serta menimbulkan rasa percaya diri yang besar,” tambahnya.

Selain itu, Akbar mengungkapkan dalam kurun waktu satu bulan pihaknya menangani 30 perkara narkoba, baik itu pemakai, pengedar, serta pengecer, dengan jumlah tersangka bisa mencapai 50 hingga 60 orang.

“Kasus yang kita tangani paling dominan itu shabu-shabu. Untuk motifnya, biasa memakai shabu-shabu agar bertahan lama melakukan pekerjaan, biasanya pekerja yang menggunakan kekuatan fisik,” terang Akbar. Korankito.com/depe.