Bisa Dipercaya

Kapolda Sumsel Ajak Mahasiswa UIN RF Palembang Selektif Informasi

Pemberian cinderamata oleh Kapolda Sumsel Agung Budi Maryoto kepada Rektor UIN RF Palembang Muhammad Sirozi disela PBAK mahasiswa baru UIN RF tahun ajaran 2017 di Academik Center, Senin (7/8). foto/ejak

 

Palembang – KORKIT

Dalam materinya di kegiatan pengenalan budaya akademik dan kemahasiswaan (PBAK) Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah (RF) Palembang, Kepala Polisi Daerah (Kapolda) Sumatera Selatan (Sumsel) Agung Budi Maryoto mengajak mahasiswa baru UIN RF Palembang tahun ajaran 2017 untuk selektif dalam menerima dan menyebar informasi.

Berita Sejenis

Kisah Anak Putus Sekolah Karena Biaya!

Dampak Gadget Bagi Pelajar

SFC ‘Galau’ Ikut Piala Presiden Atau Tidak

1 daripada 3.089

Menurut Agung, untuk mengatasi banyaknya pemberitaan negatif mengenai konflik baik media online, surat kabar bahkan media sosial pihaknya berharap mahasiswa bisa menjadi agen of change (pembaruan, red) serta dapat memilah mana informasi yang layak disebar dan mana yang hoax.

“Mahasiswa jangan hanya percaya pada satu atau dua sumsebr saja mengenai sebuah informasi, terutama yang mengandung unsur suku, adat, ras dan agama (SARA). Sehingga mereka tidak mudah terhasut dan menimbulkan perpecahan,” ujarnya dalam materinya di PBAK mahasiswa UIN RF di Academik Center, Senin (7/8).

Agung menjelaskan, mahasiswa perlu menjaga empat pilar yang ada di Indonesia yakni Pancasila, Undang-Undang Dasar (UUD) 1945, Negara Kesatuan dan Bhinneka Tunggal Ika. Sebab, saat ini sangat mudah pengaruh  negatif menyebar melalui media sosial yang dapat menyebabkan perpecahan. “Mari kita sama-sama besarkan kebersamaan dan kecilkan perbedaan yang ada. Saya yakin mahasiswa UIN RF Palembang bisa menjaga kebersamaan itu,” terangnya.

Sementara itu, Rektor UIN RF Palembang Muhammad Sirozi menerangkan, saat ini ada 4155 mahasiswa barunya di tahun ajaran 2017 yang mengikuti kegiatan PBAK dari tanggal 7-9 Agustus di Academik Center dan gedung fakultasnya masing-masing. “Sebenarnya, apapun namanya, kegiatan ini ialah program untuk mengenalkan kegiatan kampus kepada mahasiswa baru. Pelaksanaannya sendiri selama tiga hari yang bertempat di Academik Center dan gedung fakultasnya masing-masing dengan agenda kegiatan sesuai arahan  kementerian,” katanya.

Selain itu, Sirozi menambahkan, jumlah ini belum mencakupi semua mahasiswa barunya, sebab untuk calon mahasiswa barunya dari jalur Mandiri 2 baru akan diumumkan pada Senin (7/8) sore. “Untuk yang Mandiri 2 mereka hanya akan ikut di kegiatan fakultas saja pada Kamis (10/8) nanti. Jadi untuk PBAK-nya mereka terpaksa ikut yang tahun depan, mengingat ini adalah salah satu syarat untuk bisa wisuda,” tukasnya. (korankito.com/ejak)