Nanan, Walikota Inovatif 2017

Walikota Nanan (kedua dari kanan), bersama empat kala daerah lainnya, salah satunya Walikota Bandung Ridwal Kamil (keempat dari kanan) usai menerima penghargaan dari Mendagri di Jakarta.ist

Lubuklinggau-Pelayanan bus pelajar, mobil klinik senter dan bantuan biaya pendampingan berobat masyarakat, menjadi salah satu inovasi yang dilakukan Wako Nanan demi kesejahteraan masyarakat.

Hasil jerih payahnya membuat Walikota (Wako) Lubuklinggau H SN Prana Putra Sohe atau yang akrab disapa Nanan, menjadi salah satu dari 27 kepala daerah, yang meraih penghargaan sebagai Kepala Daerah Inovatif 2017. Penghargaan diserahkan oleh Mendagri Tjahjo Kumolo dan dihadiri Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro, di Hotel The Westin Jakarta, Selasa (1/8).

Penghargaan ini, tidak lepas dari upaya Wako Nanan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Di antaranya, meluncurkan tiga program unggulan yang mungkin baru, yakni bus pelajar yang bertugas mengantar dan menjemput anak-anak sekolah.

Kedua, mobil clinik center yang setiap hari berkeliling ke pemukiman memberikan pelayanan kesehatan. Ketiga, memberikan bantuan dana untuk biaya pendampingan bagi masyarakat tidak mampu yang mengalami sakit dan harus dioperasi.

“Inovasi atau keberhasilan yang telah dicapai bisa disampaikan kepada masyarakat luas dan menjadi contoh bagi daerah lain untuk mengikutinya.  Ini sekaligus membantu mempromosikan keberhasilan pemimpin di daerah dalam menyejahterakan masyarakat,” ujar Mendagri Tjahjo Kumolo seraya mengakui masih banyak capaian kepala daerah yang belum terpublikasikan secara luas.

Untuk diketahui, tahun keempat penghargaan ini tetap mengedepankan aspek orisinalitas. Kepala daerah yang mendapat penghargaan memiliki inovasi baru yang belum dilakukan kepala daerah lain. Dengan inovasi ini diharapkan dapat menular bagi daerah lain untuk melakukan hal serupa.

Tjahjo Kumolo menyatakan, daerah membutuhkan penilaian dari pihak luar untuk mengukur seberapa besar dampak kebijakan yang telah dikeluarkannya bermanfaat bagi masyarakat. Pemberian penghargaan kepada kepala daerah inovatif akan merangsang daerah untuk terus melakukan terobosan di segala bidang.

Komitmen seperti ini sesungguhnya yang akan membuat masyarakat mendapatkan manfaat besar dari kebijakan yang akan dikeluarkan oleh kepala daerah tersebut. Dengan indikator yang terukur, menurut dia, penghargaan akan menjadi buah dari kerja keras yang telah dilakukan oleh kepala daerah tersebut.

“Meskipun sebenarnya yang mendapat penghargaan tetap atas nama daerahnya, hanya saja faktor pemimpin di sini juga turut andil dalam memunculkan inovasi yang baik bagi daerah,” ungkapnya.dhia