Bisa Dipercaya

SMKN Suak Tapeh Berlakukan FDS

Siswa SMKN Suak Tapeh tengah melakukan praktik. foto/waluyo

 

Banyuasin – KORKIT

Menindaklanjuti peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Republik Indonesia (RI) Muhadjir Effendi tentang Full Day School (FDS), Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) Kecamatan Suak Tapeh Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan (Sumsel) kini sudah memberlakukannya pada tahun ajaran 2017/2018.

 

Berita Sejenis
1 daripada 3.086

Kepala SMKN Suak Tapeh M Safwan mengungkapkan, pemberlakuan FDS di sekolahnya baru dilakukan pada 31 Juli 2017 kemarin. Selain memang pihaknya sudah siap, menurutnya program study sistem FDS ini banyak memberikan manfaat.

 

Ia menjelaskan, kalau dulu waktu belajar enam hari dalam satu minggu, sekarang menjadi lima hari dalam satu minggu.  “Memang waktu belajarnya lebih panjang, karena sebelum FDS diberlakukan waktu belajar anak-anak itu terbatas. Dimana dalam satu mata pelajaran hanya berselang selama 45 menit, namun dengan adanya program ini waktu belajar menjadi 90 menit”, ungkapnya bangga, Selasa (1/8).

 

Menurut Safwan, dengan panjangnya hari libur pada hari Sabtu dan Minggu, anak didiknya dapat membantu orangtua dalam mencari nafkah, mengingat siswanya dari kalangan masyarakat ekonomi menengah kebawah, pungkasnya. “Jadi mereka (pelajar) dapat membantu orangtuanya mencari nafkah pada hari libur. Sebab mayoritas anak didik kami berasal dari masyarakat ekonomi menengah ke bawah,” pungkasnya. (korankito.om/waluyo/ejak)