Bandar Ganja Linggau Didor

Barang bukti ganja yang berhasil diamankan Polres Lubuklinggau.foto/dhia

Lubuklinggau-Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Lubuklinggau berhasil menggagalkan peredaran narkoba jenis ganja seberat 14 kilogram. Ganja kering ini diamankan dari tersangka Rojali Alias Bang Jali (32), di Desa Bukit Ulu, Kelurahan Karang Jaya, Kabupaten Musirawas Utara.

Bahkan polisi terpakasa melumpuhkan Rojali dengan timah panas karena melakukan perlawanan dan berusaha menikam polisi dengan pisau. Sementara pemilik barang haram ini Rasyid Bin Asek berhasil kabur meski telah ditembak juga oleh petugas.

Penangkapan Rojali berdasarkan pengembangan terhadap tersangka Bambang yang ditangkap lebih dulu di Kelurahan Bengawan Solo dengan barang bukti 23 paket ganja ukuran kecil.

Rojali, warga Desa Batu Gane, Kecamatan Selangit, Kabupaten Musirawas, kemudian terendus sebagai pengedar narkoba jenis ganja kelas kakap yang juga pemilik 14 kilogram ganja kering.

Kapolres Lubuklinggau AKBP Hajat Mabrur Bujangga didampingi Kasat Narkoba AKP Ahmad Fauzi, Senin (31/7), mengatakan, penangkapan dilakukan di Pasar Satelit, Kelurahan Pasar Satelit, Kecamatan Lubuklinggau Utara II.

 

Saat itu anggota Satresnarkoba melakukan penyamaran terhadap tersangka dan disepakati melakukan transaksi di Pasar Satelit. Namun sesaat sebelum transaksi, Rojali membatalkan janji tersebut dan meminta untuk mengambil sendiri ganja tersebut ke Desa Bukit Ulu, Kecamatan Karang Jaya, Kabupaten Muratara. Kemudian disepakati bertemu di SPBU Tanjung Raya, Kecamatan Lubuklinggau Utara I, sekitar pukul 20.00.

 

Kemudian anggota dan tersangka bersama-sama menuju lokasi di Desa Bukit Ulu menggunakan mobil polisi. Setiba di lokasi, Jali bertemu dengan tersangka lain yang diduga sebagai bandar besar.

“Tersangka Bang Jali dan bandar tersebut pergi menggunakan sepeda motor jenis matic dan meminta anggota yang menyamar menunggu di pinggir jalan,” ujarnya.

Selanjutnya, kata Hajat, selang beberapa menit sekitar pukul 21.00, tersangka Jali langsung menuju mobil melalui pintu tengah. Selanjutnya anggota polisi langsung melakukan penyergapan terhadap Jali. Namun Jali melakukan perlawanan menggunakan pisau hendak menusuk polisi yang menyergapnya.

Polisi terpaksa menembak bagian kaki tersangka. Melihat hal tersebut tersangka lainnya juga melakukan perlawanan dan juga dilakukan tindakan tegas dengan cara menembak kakinya, namun tersangka berhasil melarikan diri. Polisi lantas melakukan pemeriksaan terhadap bungkusan yang dibawa oleh Jali dan ternyata berisi ganja 14Kg.

“Diduga tertembak karena polisi juga, tapi belum ditemukan bercak darahnya, sekarang masih kita selidiki pemilik barang yang lolos,” ujarnya.

Menurut Hajat, ‎polisi mengamankan barang bukti 14 kilogram ganja kering terdiri dari daun, batang, dan biji tanaman ganja, serta sebilah senjata tajam jenis pisau yang digunakan tersangka untuk menikam petugas.korankito.com/dhia/drsd

 

—-