Green Growth di Muba Pukau Peserta LTKL

Bupati Muba H Dodi Reza Alex menandatangi Deklarasi LKTL di Jakarta Convention Centre, Jumat (21/7)

JAKARTA-Pemkab Muba berkomitmen untuk menjaga serta melestarikan hutan dan lingkungan hijau di Kabupaten Muba, wujud nyata terus diperkuat oleh Pemerintah Muab, terlebih Kabupaten Muba menjadi salah satu Kabupaten di Sumsel yang mendukung untuk mewujudkan Pertumbuhan Hijau (Green Growth). Demikian diungkapkan Bupati Muba, H Dodi Reza Alex di sela diskusi yang turut didampingi Wakil Bupati,  Kepala Bappeda, Kepala Disbun, Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Peternakan, dalam rangka menghadiri Kerjasama Lingkar Temu Kabupaten Lestari Pada Kegiatan Apkasi Otonomi Expo 2017.

Komitmen yang kuat dari beberapa Kepala Daerah di Kabupaten/Kota di Indonesia, Jumat (21/7) dituangkan secara resmi dengan  mendeklarasikan komitmen untuk mendorong terciptanya pembangunan lestari di tingkat kabupaten yang mendukung agenda prioritas nasional Republik Indonesia menuju pembangunan berkelanjutan di Main Lobby Hall B Jakarta Convention Center.

Adapun Enam Kabupaten yang mensepakati deklarasi LKTL tersebut yaitu Kabupaten Rokan Hulu, Musi Banyuasin (Muba), Siak, Sigi, Labuan Batu Utara dan Sintang.

Salah satu isi dari deklarasi LKTL yaitu, mendorong percepatan pembangunan kabupaten secara berkelanjutan yang menyeimbangkan aspek ekonomj, sosial dan lingkungan dengan fokus pada tata kelola lahan baik di dalam dan antar kabupaten dengan target efisiensi pendapatan daerah, pengentasan kemiskinan dan kesiapan menuju penurunan laju deforestasi.

Bupati Muba H Dodi Reza Alex dalam kesempatan itu juga menyampaikan “Pemkab Muba tidak hanya  fokus dengan rencana-rencana dalam upaya menjaga lingkungan dan hutan tetapi juga akan fokus dengan mengedukasi masyarakat pedesaan untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar, dengan tetap mempertahankan sumber daya dan mengatur penggunaan, perkembangan dan perlindungan terhadap sumber daya alam dan fisik dengan tidak merusak ekologi,”

Acara penandatangan deklarasi tersebut juga dihadiri utusan khusus Presiden Bidang Penanganan Perubahan Iklim Rahmat Witoelar, Deputi II Kantor Staf Presiden Yanuar Nugroho, Plt Irjen Kementrian Desa Ahmad Erani Yustika, Sekjen Apkasi Nurdin Abdullah, Dirjen KSDAE Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Wiratno, perwakilan dari Kementerian Agraria dan Tata Ruang Budi Surya, Direktur Pemasaran  Nasional Kementerian Pertanian Dedi Junaedi, Bappenas Medrizal, dan Bupati Kabupaten Sintang Jarot Winarno(korankito.com/rils/mbam)