Habis Nyabu, Ditangkap di Kolam Ikan

Tersangka Andi saat diamankan anggota BNN Mura.foto/dhia

Musirawas-Andi Lala (34), petani yang tinggal di Dusun 5, Desa Srimulya, Kecamatan STL Ulu Terawas, Kabupaten Mura, yang diduga sebagai pengedar shabu diringkus anggota Badan Narkotika Nasional (BNN) Mura, Rabu (19/7) malam. Saat ditangkap tersangka tengah berada di kolam ikan tak jauh dari rumahnya.

Petugas menemukan barang bukti (BB) di atas kulkas, sabu sebanyak 1,13 gram dan empat korek api. “Penangkapan berdasarkan laporan masyarakat, kita tindaklanjuti dengan penyelidikan yang sudah cukup lama hingga berbulan-bulan,” kata Kepala BNN Kabupaten Mura Hendra Amoer.

Menurutnya, saat ditangkap tersangka habis mengonsumsi shabu dengan seorang temannya KS yang kabur setelah mengetahui kedatangan BNN. Lagi-lagi saat petugas BNN menyambangi ke rumahnya, KS dapat kabur pakai motor.

BNN mengaku Andi Lala sudah lama diselidiki. Namun tersangka acapkali berpindah-pindah tempat dan licin. Tersangka merupakan residivis kasus narkoba yang ditangkap oleh Satnarkoba Polres Mura. “Tersangka lincah, dia pindah-pindah tempat, sering luput dari tangkapan,” bebernya.

Andi sendiri tidak mengakui barang bukti yang diamankan dari atas kulkas rumahnya tersebut miliknya. Namun setelah dilakukan tes urine, tersangka positif menggunakan narkoba.

“Dia ini pernah ditangkap Polres dalam kasus narkoba. Cuman tidak ada BB, diduga dibuang saat itu,” terangnya.

Tersangka Andi Lala mengaku dirinya baru mengedarkan shabu sejak empat bulan terakhir. “Kalau ada duit, saya ambil. Biasanya ngambil Rp1 juta. Dari itu, dapat untung Rp500 ribu,” pungkasnya.korankito.com/dhia/drsd