Bisa Dipercaya

Diduga Tenggak Miras Oplosan, 3 Nyawa Melayang

Suasana di rumah duka Sumbudi yang diduga meninggal akibat meminum miras oplosan, Rabu (19/7).foto/adi

Palembang-Diduga meminum minuman keras (miras) oplosan, 3 orang warga Jalan Kertaraharja, Kelurahan Srimulya, Kecamatan Sematang Borang, Palembang, tewas. Sedangkan 2 korban lagi masih dirawat di RS Pusri dan Rumah Sakit Mohammad Hoesin (RSMH).

Ketiga korban meninggal dunia yakni Sumbudi, Hambali, dan Agus Mat. Sementara yang masih mendapatkan perawatan secara intensif di rumah sakit Pardi dan Taufik.

Berita Sejenis
1 daripada 20

Salah satu sepupu Sumbudi, Solihin mengatakan, sepupunya saat menghadiri orgen tunggal pesta hajatan tak jauh dari rumah, Minggu (16/7), meminum minuman keras jenis Vodka dicampur Calpico.

“Saya juga tidak mengetahui secara pasti minuman Vodka dicampur calpico serta dicampur apalagi, setahu saya itu saja. Keesokan harinya, Senin (17/7) Dia (Sumbudi-red) merasakan sakit perut, muntah-muntah, serta badannya panas. Kami membawanya ke rumah sakit, setelah dirawat nyawanya tak tertolong dan dikebumikan Selasa (18/7),” katanya, saat dibincangi di kediamannya, Rabu (19/7).

Menurut Solihin, rekan sepupunya yang sama-sama minum pada Minggu (16/7) lalu, hari ini Rabu (19/7) nyawanya pun tidak tertolong lagi atas nama Agus Mat. “Iya katanya juga ada temannya yang sama-sama minum, hari ini juga meninggal dan sudah dikebumikan,” ujarnya.

Hal yang sama juga dikatakan, Ketua RT 03 Samid membenarkan, meninggal warganya, sebanyak dua orang yakni Sumbudi dan Hambali meninggal.

“Saya tidak mengetahui secara pasti penyebab meninggalnya kedua warga ini oleh miras oplosan atau bukan. Yang jelas badan Sumbudi, pada saat saya memandikannya banyak bekas kerokan,” ujarnya.

Kapolsek Sako Palembang Kompol Ahmad Firdaus membenarkan, ada tiga orang warga yang meninggal dan dua orang masih di rumah sakit. Namun, hingga saat ini penyebabnya belum diketahui. Berdasarkan info di lapangan, memang mereka ini pada hari Minggu (16/7) lalu ada aksi minum minuman keras.

“Untuk saat ini meninggalnya itu belum kami ketahui akibat miras atau bukan, masih dalam peyelidikan. Karena tidak ada yang melapor,” pungkasnya.korankito.com/Adi

/drsd