Nenek JW Kirim Dua Surat Untuk Bocah SMP Yang Dipaksanya

Kanit PPA Polresta Palembang Ipda Henny. KORANKITO/DEPE

Palembang- Setelah dilaporkannya ke pihak polisi, nenek JW (80) terduga pelaku pemerkosaan terhadap pelajar sekolah menengah pertama berinisial AS (13) mengirimkan dua buah surat kepada korban.

“Iya, memang ada dua surat yang diserahkan oleh keluarga korban ke kita,” jelas Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polresta Palembang, Ipda Henny Kristianingsi.

Ditemui di ruang kerjanya, Senin (17/7) sore, ia menjelaskan inti dari surat yang dikirim oleh nenek JW mengajak korban bertemu, yang kemungkinan ingin permasalahan ini cepat selesai.

“Surat itu diterima keluarga korban dengan cara terselip dibawah pintu dan  di rumah makan tempat korban sering berkunjung. Kita masih selidiki apakah benar itu surat dari yang bersangkutan,” katanya.

Lebih lanjut, ia mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait kebenaran kasus tersebut dan kedepan akan memanggil beberapa saksi yang mengetahui kejadian itu.

“Ada tiga saksi yang akan kita periksa. Setelah sudah cukup bukti yang menguatkan, barulah yang bersangkutan akan kita panggil untuk diperiksa,” jelas Henny.

Ketika disinggung apakah korban diancam menggunakan senjata tajam hingga ke sekolahannya, dirinya belum bisa menjelaskannya secara rinci.

“Informasi dari keluarganya, kita belum mengetahui kebenaranya, akan didalami terlebih dahulu. Kondisi korban masih syok dan sering mengurung diri di kamar agar tidak bertemu dengan terlapor,” katanya.

Sebelumnya, JW dilaporkan ke pihak kepolisian oleh orangtua AS atas tuduhan tindakj pidana pencabulan terhadap anak dibawah umur. Korankito.com/depe.