Tertangkapnya Simpatisan ISIS, Begini Komentar Kapolda Sumsel

Kapolda Sumsel Irjen Pol Budi Maryoto saat ditemui di Mapolda Sumsel. KORANKITO/ADI ni

Palembang–Terkait ditangkapnya TR warga Pekanbaru yang terduga simpatisan ISIS saat razia di depan Mapolsek Gelumbang, Sabtu (18/7) sore, membuat Kapolda Sumsel Irjen Pol Agung Budi Maryoto angkat bicara.

Menurut Budi usai menumui TR di Mapolda Sumsel, terduga banyak memposting tentang ISIS. Salah satunya menebarkan kebencian terhadap polisi yang mengatakan polisi itu thogut atau tidak sepaham dan kafir yang layak dihunuh.

“Dia (TR red) ini memiliki grup di media sosial Telegram yang sesama simpatisan ISIS. Dalam grup itu, dia hanya memposting tentang kebencian terhadap polisi, diantaran postingannya itu mengatakan kalau poslis itu thogut,” ucapnya saat ditemui di Mapolda Sumsel.

Dikatakan Budi, penangkapan TR hasil pengembangan dari Tim Saber Patrol Polda Sumsel yang mengetahui terduga dalam perjalanan dari Muaraenim menuju Kota Palembang.

“Saat ini kami sedang melakukan pemeriksaan secara intensif terhadap terduga dan postingannya di medsos tersebut. Kalau memang nantinya ada yang unsur tindak pidananya, tentu dia akan kita proses lebih lanjut,” tutur Budi.

Untuk barang bukti, lanjut Budi, pihaknya sudah mengamankan laptop serta telepon genggam milik TR. “Kami masih mendalami motifnya dari barang bukti yang disita. Dia sempat mengaku menyesal, karena tidak tahu ISIS itu seperti apa yang sebenarnya,” ujarnya.

Disinggung mengenai apakah TR merupakan simpatisan ISIS lintas Sumatera, ia mengatakan masih akan mendalaminya. Bahkan, pihaknya juga tidak langsung mengambil lurus apakah ada hubungan dengan orang lain terkait ISIS tersebut.

“Dari hasil pemeriksaan sementara, yang bersangkutan tidak diajak oleh orang lain untuk masuk ke ISIS. Dia memposting itu murni dari dirinya sendiri. Menurut pengakuannya, dia mengetahui tentang ISIS dari medsos juga,” tutup Budi. Korankito.com/adi/depe.