RSUD Provinsi Sumsel, Operasional Dimulai Desember 2017

Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin saat meninjau langsung pembangunan gedung Rumah Sakit Umum Daerah Provinsi Sumsel di Jalan Kolonel H. Burlian Palembang, Selasa (4/7).

Palembang- Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin melakukan peninjauan langsung pembangunan gedung Rumah Sakit Umum Daerah Provinsi Sumsel di Jalan Kolonel H. Burlian Palembang, Selasa (4/7).

Satu persatu ruangan dilihat langsung Gubernur Alex Noerdin termasuk ruang-ruang kecil yang akan digunakan sebagai toilet rumah sakit, sembari memberikan berbagai masukan kepada tim pelaksana pembangunan.

Menurut Alex Noerdin, Pemerintah Provinsi Sumsel bertekad menjadikan rumah sakit yang dibangun menggunakan APBD Provinsi Sumsel ini menjadi pusat rujukan seluruh daerah di Sumsel, yakni rumah sakit terbesar, terbaik dan berstandar internasional. “Ini cita-cita kita bersama menjadikan rumah sakit ini terbaik di Indonesia,” ungkapnya.

Gubernur Alex Noerdin menilai, dari pelaksanaan pembangunan ada beberapa yang sudah bagus dan ada juga beberapa yang masih harus di sempurnakan seperti jalan keluar masuk kendaraan masih terlalu tinggi dan lahan parkir yang sebaiknya tidak ada pembatas sehingga terlihat lebih luas.

Selain itu, meminta juga kepada tim pembangunan rumah sakit agar segera melakukan koordinasi dengan tim pembangunan LRT untuk mengkoneksikan antara stasiun LRT dengan rumah sakit ini.

“Secara keseluruhan semua pembangunan sudah berjalan dengan baik. Janjinya lantai 1 sampai 5 sudah operasional Desember tahun ini dan kita selesaikan seluruhnya di tahun 2018,” terangnya.

Terkait kelengkapan alat kesehatan, Gubernur Alex Noerdin mengungkapkan bahwa akan dibantu Kementerian Kesehatan melalui APBN yang jumlahnya sekitar Rp. 900 Milyar. “Jadi ini rumah sakit besar yang kita bangun dengan 11 lantai, berlokasi di tengah kota serta aksesnya dapat dilakukan melalui jalan dan LRT,” ujarnya.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumsel Lesty Nuraini mengatakan, pihaknya terus berupaya optimal besamaan dengan evaluasi yang berkelanjutan untuk menjadikan rumah sakit ini yang terbaik, diantaranya melalui kunjungan langsung Gubernur Alex Noerdin sehingga pihaknya mendapatkan banyak masukan untuk nantinya dimasukkan dalam perencaan pembangunan.

Menurutnya, pengelolaan manajemen rumah sakit akan dikelola oleh Manajemen Operasional Rumah Sakit (Mors) mulai dari rekrutmen pegawai hingga pengaturan manajemen rumah sakit.

Seiring berjalannya operasional rumah sakit, lanjut Lesty, akan dikembangkan seluruh pelayanan kesehatan guna mendukung keberadaan Jakabaring Sport City diantaranya mendukung pelaksanaan Asian Games 2018 mendatang.

“Beberapa bulan kedepan akan segera dimulai rekrutment pegawai melalui Mors dan yang pasti sebelum Asian Games 2018 operasional sudah dimulai. Jadi, selain rumah sakit dan peralatan yang bagus, tentu sumberdaya manusianya juga harus bagus, makanya kita menggunakan Mors. Untuk peralatan akan dibantu Kementrian Kesehatan melalui APBN, ini semua berkat langkah tepat Gubernur Alex Noerdin,” pungkasnya. (korankito.com/hms/mbam)