Sop Ayam Citarasa Yogyakarta, Hadir di Palembang

Gerai kedua Sop Ayam Klaten Yu Sum yang berlokasi di Jakan Way Hitam depan Grand Atyasa. Foto/Sena.

Palembang – Bagi anda yang menggemari sop ayam, tentu tidak asing lagi dengan nama sop ayam Klaten Yu Sum. Ya, destinasi kuliner yang terkenal di Yogyakarta ini sudah hadir di Bumi Sriwijaya.

Berlokasi di Simpang Dogan Sako, rumah makan sop ayam Klaten Yu Sum memiliki rasa khas yang endess tenan. Terbuat dari daging ayam kampung, sop ayam Klaten Yu Sum ini disajikan tanpa sayur, hanya kuah hangat yang diberi taburan bawang goreng, daun sledri dan potongan daging ayam.

“Ayam yang kita gunakan juga ayam kampung. Kalau pakai ayam putih dagingnya lembut, hancur kalau direbus,” ungkap pemilik usaha sop ayam Klaten Yu Sum Junaidi saat dibincangi usai peresmian gerai cabang sop ayam Klaten Yu Sum yang ke dua di jalan Way Hitam persisnya di depan Grand Atyasa, Senin (3/7).

Pengolahan sop ayam ini, jelasnya, juga sedikit berbeda dari sop ayam lainnya. Sebab daging ayam yang digunakan direbus dan menjadi sup yang sedap dan nikmat dengan menggunakan bumbu rempah-rempah asli nusantara. Nah, aroma sop ayam yang begitu harum dan nikmat inilah yang menggugah selera makan para foody di Palembang, apalagi disajikan saat masih hangat.

“Dalam pembuatan sop ayam ini, kita mempertahankan citarasa dan ciri khas Jogjakarta. Jadi dimanapun tempatnya dan makannya cita rasa sop ayam ini akan tetap sama,” ujar mantan karyawan salah satu provider ini.

Sop ayam Klaten Yu Sum ini menawarkan beberapa pilihan, ada sop kulit, sop ati ampela, sop pechok ceker, pechok kepala, pechok sayap, pechok paha, pechok dada dan pechok brutu.

Selain itu ada juga sop uritan yakni telur muda yang belum keluar cangkangnya yang jarang ditemukan di meja penyaji kuliner kebanyakan. Sedangkan untuk minuman sendiri, rumah makan ini memiliki menu minuman andalan Wedang Uwuh yang terbuat dari jahe, cengkeh, daun pala, gula batu dan serat kayu secang yang didatangkan langsung dari Yogyakarta.

“Minuman ini bagus untuk kesehatan. Khasiatnya untuk melunturkan kolesterol yang baru akan menempel di pembuluh darah, meringankan masuk angin dan pilek,” ulasnya.

Soal harga, Junaidi sangat toleran dengan kantong-kantong pelanggannya. Satu porsi sop ayam dibandrol mulai Rp 10 ribu. Dan paling mahal, untuk sop ayam pechok dada Rp 20 ribu per porsi. Rumah makan sop ayam Klaten Yu Sum buka setiap hari mulai dari pukul 07.00 pagi sampai habis.

Lebih lanjut Junaidi menambahkan, saat ini usaha kuliner yang sudah digelutinya hampir dua tahun ini sudah memiliki pelanggan sendiri. Dimana setiap harinya rumah makan miliknya ini selalu ramai dikunjungi para foody Kota Palembang untuk makan siang.

“Kita juga memberikan free minum seperti es teh atau teh hangat bagi konsumen yang merayakan ulang tahun sembari bersantap di sini,” tukasnya.

Yuni salah satu pelanggan sop ayam Klaten Yu Sum mengakui kalau sop ayam Yu Sum enak, apalagi disantap saat hangat. “Kalau makannya pas lagi panas lebih enak, kuahnya itu seger. Terus harganya juga murah,” kata Yuni. (korankito.com/resh/amel).