Bisa Dipercaya

Empat Fakta tentang Ketupat

Ilustrasi/pegipegi

Ketupat adalah makanan yang selalu identik dengan Lebaran. Hampir semua orang di Indonesia pasti membuat ketupat beserta berbagai macam lauknya untuk disajikan di hari raya. Tapi, tidak banyak yang tahu fakta dan makna dari ketupat. Seperti dilansir di laman pegipegi yang  membahas fakta-fakta tentang ketupat serta maknanya berikut ini:

1. KETUPAT DIPERKENALKAN OLEH SUNAN KALIJAGA
Menurut sejarahnya, ketupat diperkenalkan oleh Sunan Kalijaga di tanah Jawa. Sunan Kalijaga mulai membudayakan menyajikan ketupat yang dianyam dari daun kelapa yang masih muda pada masyarakat Jawa. Dibentuklah dua Bakda, yaitu Bakda Lebaran dan Bakda Kupat. Waktu Bakda Lebaran adalah seminggu setelah Lebaran. Di waktu-waktu tersebut, masyarakat Jawa akan membuat ketupat lalu mereka masak. Setelah ketupat itu jadi, akan langsung dibagi-bagikan pada kerabat. Tradisi itu pun bertahan hingga saat ini.

2. KETUPAT DISIMBOLKAN SEBAGAI KESUCIAN HATI
Banyak ahli yang mengatakan bahwa ketupat adalah lambang dari kesucian. Hal itu dikarenakan ketupat memiliki isi berwarna putih dan warna putih melambangkan kesucian. Selain itu, ketupat juga dilambangkan sebagai berbagai kesalahan yang diperbuat oleh manusia. Dilambangkan seperti itu karena melihat rumitnya anyaman dari ketupat. Kalau kamu pernah ikut membantu membuat ketupat, pasti kamu tahu kerumitannya.

3. KETUPAT MENCERMINKAN KESEMPURNAAN
Ketupat dipercaya oleh para ahli sebagai simbolisasi dari berakhirnya bulan puasa dan memasuki hari kemenangan, yaitu hari Lebaran tanggal 1 Syawal pada penanggalan Hijriyah. Hal ini menandakan bahwa individu yang telah melewati sebulan penuh puasa dan kehidupannya telah sempurna. Maka dari itu, tradisi membuat dan membagikan ketupat kepada kerabat juga disebut sebagai penanda bahwa keislaman seseorang telah sempurna. Tradisi itu tetap dipercaya dan tetap dilakukan hingga sekarang saat Lebaran tiba.

4. KETUPAT DIPERCAYA SEBAGAI PENOLAK BALA
Beberapa kalangan di masyarakat Jawa percaya bahwa ketupat merupakan sebuah jimat. Mereka biasanya menggantung ketupat di atas pintu rumah mereka. Mereka percaya ketupat dapat menjadi sebuah penolak bala bagi rumah mereka. Selain itu juga ada kalangan masyarakat yang hanya membuat ketupat saat Lebaran tiba saja, nggak di hari-hari lainnya. Ada lagi masyarakat Jawa yang memegang tradisi membuat ketupat hanya tujuh hari setelah Lebaran. Tradisi ini mereka sebut sebagai hari raya ketupat.

Semoga Fakta-fakta ketupat di atas dapat menambah wawasan kita tentang ketupat.

Selamat hari raya Idul Fitri 1438 H, Minal aidin Walfaidzin Mohon Maaf Lahir dan Bathin..

Berita Sejenis

Terjawab! Status Hubungan Agnez Mo dan Chris Brown

Ratusan Gas “Melon” Dijual Murah

SMAN Sumsel Konsisten Dalam Pengabdian Masyarakat

1 daripada 3.087

(korankito.com/pegipegi/mbam)