UIN Raden Fatah Palembang Bakal Buka Prodi Olahraga

 

Pemberian plakat GMAN oleh Menpora Imam Nahrawi kepada Rektor UIN Raden Fatah Palembang Sirozi. Foto/ejak

Palembang –  Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang bakal buka program studi (prodi) baru yaitu olahraga​.
Rencana pembukaan prodi baru ini diungkapkan langsung oleh Rektor UIN Raden Fatah Palembang M Sirozi dalam sambutannya di Kuliah Umum Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrowi yang digelar bersamaan dengan deklarasi Gerakan Mahasiswa Anti Narkoba (GMAN), di gedung Akademik Center, Kamis (15/6).
Sirozi mengatakan, secara langsung pihaknya berkoordinasi dan meminta saran dari Menpora untuk membuka satu Prodi baru yakni olahraga. Alhasil, wacana tersebut disambut baik oleh Menpora, dan kini pihaknya tengah mempersiapkan persyaratannya.
“Ini butuh persiapan panjang. Sebab, untuk membuka prodi baru tersebut, dibutuhkan tenaga pendidik baru yang mumpuni di bidang olahraga. Sehingga dalam waktu dekat tahapan ini akan diproses, selain itu juga kita akan ajukan prosposalnya kepada Menpora,” paparnya.
Untuk kesiapan prodi ini sendiri, lanjutnya, tidak ada kendala khusus, sebab UIN juga akan segera memiliki kampus B dengan luas sekitar 35 hektar. “Disana nantinya, akan menjadi tempat pembelajaran dan akan dipersiapkan juga tempat latihannya. Selain di kampus, nantinya mahasiswa juga bisa latihan di Jakabaring Sport Center (JSC), kita nanti akan lakukan kerja sama dengan pihak terkait, untuk tempat latihan mahasiswa,” katanya.
Sementara itu, Menpora Republik Indonesia (RI) Imam Nahrowi dalam kuliah umumnya mengatakan, untuk prodi olahraga di UIN Raden Fatah Palembang pada 2018 sudah bisa terlaksana, asalkan disiapkan dari sekarang. “Karena di zaman nabi pun, olahraga itu sudah diajarkan seperti memanah, berenang, berkuda, apalagi di era saat ini, ajaran baik harus dilakukan,” jelasnya.
Selain itu, Menurutnya, dengan adanya prodi olahraga ini secara otomatis memberikan berbgai manfaat bagi mahasiswanya seperti tubuh yang lebih bugar dan secara tidak langsung terhindar dari aktvitas yang tidak berfaedah.
“Dengan berolahraga badan menjadi segar dan bugar, sehingga menghindarkan keinginan untuk melakukan hal yang tidak bermanfaat termasuk narkoba. Mari kita viralkan gerakan mahasiswa anti narkoba. Kita juga sudah rekrut di Sumsel 500 pemuda anti narkoba,” pungkasnya. (ejak)