Memasuki Musim Kemarau, Produksi Getah Karet Menurun

Tampak para petani saat menjual hasil karet mingguan mereka. Foto/cr1.

PALI – Menurunnya produksi getah karet yang dikarenakan musim kemarau ditambah merosotnya harga getah karet menambah penderitaan petani karet di wilayah Bumi Serepat Serasan saat ini.

Hal ini menjadi keluhan para petani karet, pasalnya harga getah yang kian hari kian jatuh tidak sebanding dengan harga kebutuhan pokok saat ini. Apalagi saat bulan puasa dan jelang lebaran, dimana lonjakan harga kebutuhan pokok terus merangkak setiap harinya.

Berita Sejenis

Harga Getah Karet Kembali Anjlok

“Minggu ini harga getah cuma Rp 6.200/kilogram, harga itu turun dari minggu lalu yang mencapai Rp 6.500/kilogram. Sedangkan harga kebutuhan pokok serta sayuran mahalnya minta ampun, kian hari kian naik,” ungkap Mahmud (26) salah satu warga Desa Persiapan Jerambah Besi Kecamatan Talang Ubi, Rabu (7/6).

Keluhan yang sama diutarakan Amirudin, warga desa yang sama, bahwa selain harganya semakin turun kini kemarau telah tiba, otomatis tetesan getah kian sedikit.

“Biasanya kami dapat 100 kilogram getah apabila cuaca normal, saat ini paling dapat 75 kilogram dalam satu minggunya. Sebab kemarau telah tiba dan hujan sudah jarang turun, sebentar lagi pasti gugur daun,” keluhnya.

Sementara itu, Torus Simbolon Kepala Dinas Pertanian Kabupaten PALI mengatakan, pihaknya akan berupaya membantu petani karet dalam menanggulangi jatuhnya harga karet.

“Tahun depan akan kita anggarkan bantuan pupuk serta bibit untuk petani karet di Kabupaten PALI, serta kita terus lakukan pembinaan terhadap petani dalam mengelola kebunnya, agar produksi getah terus meningkat. Jadi meskipun harganya murah, tetapi kalau produksinya banyak pasti petani tidak terlalu kena dampaknya,” jelasnya.

Sebelumnya, Heri Amalindo mengimbau kepada para petani untuk bisa menunjukan kualitas hasil taninya, apabila ingin harga jual lebih tinggi.

“Sebagian besar warga kita adalah petani karet. Disini, kita minta para petani untuk meningkatkan kualitas hasil taninya agar harga bisa tinggi,” harapnya. (cr1/amel)

AN