Kominfo PALI Dukung Fatwa MUI

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten PALI, Maryono. foto/cr1.

PALI – Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) mendukung fatwa yang dikeluarkan oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengenai penggunaan media sosial (medsos).

Hal tersebut disampaikan langsung Kepala Diskominfo Maryono, ketika dijumpai awak media di kantornya.

Menurutnya, apa yang telah di fatwakan oleh MUI sudah sangat tepat mengingat dewasa ini penggunaan medsos hampir kebablasan Dan terkesan telah melampaui batas.

“Apa yang dilakukan MUI sudah tepat karena pengguna medsos banyak yang tidak bijak. Seperti menyebarkan berita hoax, berita yang mengandung unsur ghibah, unsur fitnah. Menyebarkan berita yang tidak ada payung hukumnya, sehingga berita tersebut dapat menyesatkan pengguna medsos yang lain,” beber Maryono.

Maryono berharap masyarakat PALI untuk tidak latah dalam menyebarkan informasi yang terdapat di medsosnya, sehingga tidak menemukan kegaduhan ketika membuat tulisan di medsos.

“Jangan mudah langsung bagikan (sharing). Harusnya, informasi tersebut disaring terlebih dahulu. Jika berita it’s positif, tidak masalah kita bagikan. Tapi kalau sumbernya saja tidak jelas, kemudian informasi tersebut ada unsur fitnah, ghibah, dan cenderung menyesatkan maka jangan disebarkan,” sambungnya.

Dengan adanya fatwa tersebut, tentu menjadi tolak ukur bagi penguna medsos . “Tentunya diharapkan dengan adanya fatwa haram medsos, sebagai orang yang beragama bisa mengurangi atau bahkan menghentikan menyebarluaskan berita-berita yang dianggap tidak ada dasarnya,” tutupnya.

Untuk mendukung fatwa MUI tersebut, tambah Maryono , pihaknya akan menyebarluaskan informasi fatwa MUI tersebut melalui web atau medsos Diskominfo PALI.

“Kita mematuhi fatwa yang dikeluarkan MUI. Kalau berbau hoax, sebaiknya tidak disebarluaskan. Yang namanya berita tidak hoax itu, jelas medianya yang berpayung hukum, harus berimbang, dan memang sumber referensi terpercaya semua kalangan.” pungkasnya. (cr1/amel).

AN