Polda Sumsel Ringkus Tiga Kaki Tangan Pengedar Narkoba Antar Provinsi

Ketiga tersangka pengedar dan narkoba antar provinsi saat gelar perkara di Mapolda Sumsel, Rabu (7/6). Foto/Adi.

Palembang – Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumsel kembali mengungkap peredaran narkoba antar provinsi.

Kali ini sebanyak 13 kilogram narkoba jenis ganja asal Aceh, senilai Rp 28 Juta dan sabu seberat 103,33 gram senilai Rp 98 juta disita dari ketiga tersangka Aan Sunaryo alias Aan (30), Untung Riyadi alias Untung (30) serta tersangka M Junaedi alias Didik, (43).
Berita Sejenis

Ribuan Ekstasi Gagal Beredar di Palembang

BNN Sumsel Amankan 7 Kilogram Sabu

1 daripada 75
Barang haram tersebut hasil dari penyelidikan dari seorang tersangka Aan yang diringkus di Jalan Alamsyah Ratu Prawira Negara, depan ruko kosong dekat Polygon, Kelurahan Karang Jaya, Gandus.
Dimana warga Desa Prambatan, Dusun Prambatan, Kecamatan Abab, Kabupaten Penukal Abab, Pali ini, diamankan bersama barang bukti 13 kilogram ganja yang sudah berbentuk kotak dan sebilah sajam.
“Saya hanya disuruh teman, Asep (DPO) untuk mengantarkan ganja tersebut. Dari setiap kilogram, saya diupah Rp 50 ribu,” katanya.
Sementara 2 tersangka narkoba lainnya yakni Untung Riyadi alias Untung (30) warga Mayor Zen, Lorong Trisno, RT 44/01, Kelurahan Sei Selincah, Kalidoni. dan M Junaidi (43) warga Perintis Kemerdekaan, Lorong Manggar II, Kelurahan Lawang Kidul, Kecamatan Ilir Timur 1 ini diringkus 1 Juni sekitar pukul 17.00 di lokasi kejadian tepatnya di RM Bintaro, Kelurahan Kuto, Kecamatan Ilir Timur II.
Dari kedua tersangka tersebut diamankan sepaket narkoba sebesar 101,33 gram sabu senilai Rp 98 juta dari transaksi yang dilakukan tersangka Untung dengan petugas kepolisian yang menyamar.
“Aku diupah Rp 2 Juta pak, tapi belum uangnya. Untung juga akan diupah Rp 500 ribu, tapi uangnya juga belum diterimanya,” ujarnya.
Sementara itu,  Direktur Reserse Narkoba Polda Sumsel Kombes Pol Tommy Aria Dwiyanto menegaskan, pihaknya telah mengamankan tiga tersangka kaki tangan peredaran narkoba.
“Satu tersangka berinisial AS kita amankan atas kepemilikan 13 kilogram narkoba. Ancamannya pasal 114 dan 112 KUHP ancaman 20 tahun dan minimal 6 tahun. Untuk 2 tersangka lagi berinisial UN dan JN atas kepemilikan 103,33 gram sabu, diancam pasal 114 dan 112 UU No 35 tahun 2012 dengan ancaman diatas 7 tahun pidana penjara” pungkasnya. (korankito.com/adi/amel)
AN