Berharap Dapat Uang, Yuni Malah Dapat Bungkusan Nasi

 

Tersangka jambret Yuni saat gelar perkara di IT I Palembang, Rabu (7/6). KORANKITO/ADI

Palembang- Alih-alih ingin mendapatkan uang saat melakukan aksi jambretnya. Namun, Yuni Saputra (26) justru mendapatkan tas yang berisikan nasi untuk makan siang korban.

Berita Sejenis

Polisi Ringkus Jambret dari Facebook

Kakak-Beradik ‘Bonyok’ Diamuk Massa

1 daripada 36

Atas ulahnya itu, Yuni pun ditangkap Unit Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek IT I Palembang, Selasa (6/6) sekitar pukul 22.00.

Menurut pengakuan tersangka, ia nekat melakukan aksinya itu dikarenakan tidak mempunyai uang untuk membeli susu anaknya,

“Saya berhasil membawa lari tasnya pak, namun saat dibuka ternyata hanya berisi nasi untuk korban makan,” katanya saat gelar perkara dan barang bukti di Polsek IT I Palembang, Rabu (7/6) siang.

Dicertikannya, sebelum aksinya itu, ia melihat korban Yuniar (18) sedang berjalan di Jalan Krakatau Dempo, Kecamatan IT I Palembang dengan memegang tasnya.

“Karena sedang sepi, langsung saya tarik tas korban. Namun, karena korban melawan saya pun terjatug dari motor. Sambil membawa tas dia, saya berlari sedangan motor tinggal,” tuturnya.

Ayah satu anak ini mengaku, sudah dua kali ini berurusan dengan polisi, kasus yang sama menjambret pada saat 2014 lalu dengan vonis 6 bulan penjara.

“Sudah dua kali pak, pertama tahun 2014 kemarin,” kata pemuda yang tinggal Jalan Sabo Kingking, Kelurahan 2 Ilir, Kecamatan IT II Palembang ini.

Sementara itu, Kapolsek Ilir Timur I Kompor Rivanda melalui Kanit Reskrim Ipda Alkap mengatakan, pihaknya berhasil menangkap tersangka jambret.

“Karena sepeda motornya tinggal, kita langsung melakukan penyelidikan dan berhasil menangkap pelaku saat berada di rumahnya,” kata Alkap,

Atas ulahnya itu, tersangka akan dikenakan Pasal 365 KUHP Tentang Pencurian dengan Kekerasan, dengan ancaman kurungan penjara diatas lima tahun. korankito.com/Adi/Depe

 

AN