Cari Rumah Teman Wanita, Wijaya Diteriaki Maling

Korban Wijaya saat membuat pengaduan di SPKT Polresta Palembang. KORANKITO/DEPE

Palembang- Nasib apes dialami Riduan Wijaya (22).  Sebab, saat ia mencari rumah teman wanitanya  di kawasan rumah susun (Rusun), Kecamatan IB I Palembang dirinya diteriak maling.

Akibatnya, pemuda yang tinggal di Jalan Meyjend Ryacudu, Lorong Antara, Kelurahan 7 Ulu, Kecamatan SU I Palembang ini harus mengalami luka memar disekujur tubuh setelah dipukuli oleh Said dan Eko bersama warga lainya.

Sehingga, Riduan pun melaporkan Said bersama Eko ke Unit Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Palembang, Senin (5/6) sekitar pukul 13.00.

Dihadapan petugas, korban menuturkan kejadiannya berawal ketika ia mencari rumah teman wanita di tempat kejadian perkara (TKP), Minggu (4/5) sekitar pukul 03.00.

“Pas tiba didepan rumahnya, saya ketuk pintu namun ternyata suaminya yang buka pintu itu sambil mengacungkan senjata tajam (sajam) pedang kearah saya,” tuturnya.

Tak hanya itu, lanjut korban, terlapor meneriakinya maling sehingga mengundang perhatian warga. Hingga akhirnya Riduan pun sempat menjadi bulan-bulanan warga sekitar yang menduga korban merupaka pencuri.

“Saya ditariknya dari lantai atas hingga ke bawah, lalui mereka pukuli beramai-ramai. Untung saja, ada yang kenal dengan saya, sehingga saya dapat diselamatkan. Dia itu, bos disana anakbuahnya yang banyak,” katanya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Palembang Kompol Yon Edi Winara mengatakan pihaknya sudah menerima laporan dari korban dan akan segera ditindaklanuti oleh anggotanya di lapangan.

“Korban sudah membuat laporan dan akan segera diproses, termasuk memintanya unutk visum. Kita juga masih memintai keterangan saksi-saksi yang melihat kejadian itu,” tutup Yon. Korankito.com/Depe