1700 Personel Gabungan Amankan Lebaran

Rapat kordinasi (Rakor) Linsek Ops Ramadniya Musi 2017 di ruang Aula lantai II gedung Mapolresta Palembang, Senin (5/6). KORANKITO/DEPE

Palembang- Kurang lebih 1700 personel gabungan akan diterjunkan secara langsung untuk melakukan pengamanan sebelum dan sesudah hari raya Idhul Fitri yang diprediksikan jatuh 26 Juli mendatang.

Hal ini terungkap, setelah rapat kordinasi (Rakor) Linsek Ops Ramadniya Musi 2017 di ruang Aula lantai II gedung Mapolresta Palembang, Senin (5/6) sekitar pukul 09.00.

“Ada 23 titik yang akan kita dirikan Pos PAM dan kurang lebih 1700 personel yang dilibatkan nantinya” Kata Kapolresta Palembang Kombes Pol Wahyu Bintono Hari Bawono melalui Kabag Ops Kompol Marully Pardede.

Lebih lanjut, mantan Kasat Reskrim Polresta Palembang ini mengatakan Operasi Ramadniya Musi 2017 rencananya akan dilakukan selama 16 hari, terhitung sejak H-7 hingga H+7 lebaran.

“Rencananya akan ditambah 2 hari, makanya jadi 16 hari. Setelah operasi ini akan dimulai dari tanggal 18 Juni nanti, tanggal 17 kita akan menggelar pasukan di Polresta Palembang,” tuturnya.

Selama Ramadniya akan didirikan tiga pos dari tiga fungsi yang berbeda-beda, yakni Pos PAM untuk pengamanan, Posyan untuk pelayanan serta Pos Pantau di setiap transisit terminal, bandara dan lainnya.

“Pos Pam akan kita tempatkan di titik keramaian seperti Palembang Icon, Cinde, Bandar, Pelabuhan, terminal, Bundar Air Mancur, dan sebagainya. Akan ada sekitar lima hingga sepuluh personel yang berjaga,” tuturnya.

Maruly menyebut di Palembang sendiri, ada 31 titik rawan yang bakal dilengkapi UKL (Unit Kecil Lengkap). “Selain itu, anggota kita akan melakukan patroli bersama ke titik rawan kejahatan,” tutupnya. Korankito.com/Depe