Ditebas Pedang Begal, Kaki Yuzen Nyaris Putus

Korban ditemani orangtuanya saat membuat laporan di SPKT Polresta Palembang. KORANKITO/DEPE

Palembang- Apes dirasakan Yuzen (16). Pelajar sekolah menengah atas (SMA) di Kota Palembang ini harus mengalami luka bacok di kaki sebelah kirinya, usai ditebas pedang oleh kawanan pelaku begal sepeda motor.

Akibat dari kejadian itu, remaja yang tinggal di Jalan Macan Lindungan, Kecamatan Ilir Barat (IB) I Palembang ini kehilangan sepeda motor Honda Beat nopol BG 5965 ZE.

Hingga akhirnya, dengan ditemani orangtuanya korban pun membuat pengaduan di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Palembang, Senin (5/6) sekitar pukul 15.00.

Dihadapan petugas, korban menuturkan kejadianya berawal ketika ia mengendarai sepeda motor bersama temannya hendak pulang kerumah usai bermain futsal, Jum’at (2/6) pukul 23.00.

Ketika melintasi Jalan Srijaya Negara, tepatnya depan Markas Brimob Polda Sumsel, Kecamatan IB I Palembang korban dipepet empat orang pelaku yang juga mengendarai dua sepeda motor.

“Mereka tidak lagi bilang apa-apa, langsung menebaskan pedangnya kearah saya satu kali, hingga mengenai kaki sebelah kiri,” ucapnya ketika memberikan keterangan dihadapan petugas piket SPKT Polresta Palembang.

Lebih lanjut, Yuzen mengatakan setelah tebasan pedang itu, ia dan temannya terjatuh dari motor. Sialnya, saat hendak melarikan diri, kawanan pelaku kembali mengibaskan pedang kearah temannya.

“Mereka kembali membacok kearah kami, hingga mengenai pergelangan tangan kanan teman saya. Sekarang, dia masih dirawat di RS Charitas Palembang, karena uratnya putus,” tambah Yuzen.

Melihat kawanan pelaku yang terus menyerangnya secara membabi buta, ia langsung melarikan diri meninggalkan sepeda motor. “Kami lari pak, karena sudah ketakutan, dan mereka membawa kabur motor saya,” ucapnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Palembang Kompol Yon Edi Winara menyebutkan pihaknya sudah menerima laporan korban dan akan segera diproses oleh anggotanya di lapangan.

“Laporan korban sudah kita terima dan akan segera diselidiki. Termasuk memintannya untuk melakukan visum, doakan saja pelaku cepat kita tangkap,” tutup Yon. korankito.com/Depe