Bisa Dipercaya

16 Ton Minyak Ilegal Diamankan Polda Sumsel

Duang anggota Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Sumsel menunjukan tanki modifikasi didalam mobil trukyang berisikan 16 ton Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar tanpa dokumen atau ilegal. KORANKITO/ADI

Palembang- Satuan Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Sumsel, menangkap dua unit truk yang berisikan 16 ton Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar tanpa dilengkapi dokumen atau ilegal.

Minyak yang diduga milik seorang anggota Polda Sumsel berinisial WR ditangkap di Jalan Soekarno-Hatta, Kecamatan Alang-alang Lebar, Jumat (2/6) sekitar pukul 15.30.

Berita Sejenis
1 daripada 9

Kanit II Subdit VI Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Sumsel Kompol Irwanto mengatakan, setelah dilakukan penyelidikan, pihaknya berhasil menangkap tangan dugaan tindak penyalahgunaan migas.

Lebih lanjut, ia mengatakan dua unit truk nopol  BG 8308 LA dan BG 8145 LA yang bak sudah dimodifikasi dengan tangki petak.

Setelah diperiksa, truck tersebut ternyata bermuatan minyak bumi olahan jenis solar yang berasal dari Desa Mangun Jaya.

“Dari hasil tersebut sudah kami amankan dua orang sopir berinisial EF dan FR. Dari pengakuan kedua sopir tersebut minyak itu milik oknum polisi dijajaran Polda Sumsel yang berinisial WR,” katanya, Senin (5/6) siang.

Atas perbuatannya, kedua tersangka dikenakan Pasal 53 Undang-undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi, dengan ancaman pidana maksimal enam tahun penjara.

“Kedua tersangka tidak mengetahui tujuan utamanya karena tiba di Lampung ada yang menerima lagi,” tegasnya.korankito.com/Adi/Depe