Bisa Dipercaya

Kesal Disuruh Terus, Nursani Bacok Teman Sendiri

Tersangka penganiayaan Nursani. Foto/Adi.

Palembang – Kesal dengan ulah rekannya sendiri, Nursani (26) warga Jalan KH Azaria, Kelurahan 11 Ulu,  Kecamatan Seberang Ulu I, nekad membacok kepala rekannya Tomi alias Tomo (30), warga daerah Kampung Belido, Banyuasin, dengan sebilah golok.

Nursani yang sehari-hari kerja di Kapal Jukung Sumber Jaya muatan kelapa ini mengaku, kesal terhadap temannya (Tomo- red) pada saat disuruh bos membongkar muatan Sabtu (03/6) sekitar pukul 12.00 WIB,  di Pasar 16,Tomo bukan membantu melainkan perintahkan orang lain, padahal sama-sama kuli.

Berita Sejenis

Vendor ATM Dianiaya Atasan

Sedih, Minta Putus Gadis Cantik Malah Dianiaya Kekasih

Pelajar SMP Dikeroyok Enam ABG

1 daripada 33

‘’Karena aku kesal, dia bisanya menyuruh saja padahal dia juga kuli jadi aku teriak. Tiba-tiba dia nyerang aku, terus kami dipisahkan rekan lainnya,’’ katanya, dihadapan petugas Ilir Timur 1 Palembang, Ahad (4/6).

Ia menjelaskan, setelah cekcok tersebut, malamnya sekitar pukul 23.00, saat tersangka tengah membongkar kelapa. Korban mendekati tersangka, baru saja bicara dan kembali cekcok mulut. “Dia tanya ke aku, apa maumu katanya. Aku ngomong mau cari uang, terus dia marah, aku dicekik sama mata aku dicolok,” ujarnya.

Karena posisi gelap dan merasa terancam, tersangka spontan membalas korban dengan mengayunkan sebilah golok yang biasa untuk membuka kelapa dengan mengayunkan ke kepala korban. ‘’Dipisahkan lagi sama bos, dia dibawa ke rumah sakit, aku diamankan ke kantor polisi. Baru sekali ini aku masuk penjara. Aku ini orang baik-baik tidak pernah ada kasus,” bebernya.

Sementara itu, Kapolsek Ilir Timur I Kompor Rivanda melalui Kanit Reskrim Ipda Alkap menegaskan, pihaknya telah mengamankan tersangka atas perkara penganiayaan. “Kita amankan tersangka berikut barang bukti. Ancamannya pasal 351 dengan ancaman lima tahun penjara,” pungkasnya. korankito.com/adi/syym.