Jalan Penghubung Lahat – Muaraenim Longsor

LONGSOR : Kondisi jalan penghubung Lahat – Muaraenim yang longsor, Ahad (4/6). Foto/Ujang.

Lahat – Longsor di jalan penghubung antara Kabupaten Lahat dan Kabupaten Muara Enim, tepatnya di Kecamatan Merapi Barat, Lahat kian melebar dan belum ada upaya untuk diperbaiki.

Pantauan Koran Kito menunjukkan, bahkan kondisi jalan yang padat dilalui kendaraan tersebut terancam ambles. Terlebih jika jelangLlebaran nanti tidak ditangani dan  dibiarkan saja.

‘’Sebentar lagi Idul Fitri, biasanya sepuluh hari menjelang Lebaran arus kendaraan semakin padat. Kalau jalan yang longsor ini tidak segera diperbaiki, dikhawatirkan semakin parah sebab tiang beton penyangga sudah lepas dan jatuh ke jurang,’’ kata petani karet setempat Andi (43), Ahad (4/6).

Ia mengungkapkan, longsor jalan ini sudah berlangsung sejak dua bulan terakhir. Namun hingga saat ini belum kunjung diperbaiki, padahal jalan ini merupakan jalan lintas atau jalur utama penghubung Kabupaten Lahat dengan Kabupaten Muaraenim yang banyak dilewati kendaraan terutama pada saat arus mudik Lebaran mendatang. ‘’Kalau semakin dibiarkan, jalan tersebut akan semakin ambles dan memicu longsor karena sebagian badan jalan sudah mengalami keretakan kian bertambah parah,’’ tambahnya.

Tak hanya Andi, warga Desa Lubuk Kepayang, Kecamatan Merapi Barat Hendri mengaku, sudah mulai ngeri jika melintas di jalan tersebut. ‘’Apalagi kalau kita lewat pada malam hari dan ditambah hari hujan, kecelakaan kalau tidak hati-hati,’’ tutur Handri. korankito/ujang/syym.