Dua Terduga Jambret, Babak Belur Diamuk Massa

Salah satu tersangka saat diamankan di Polsek Betung. KORKIT/WALUYO

Banyuasin- Dedi bersama temannya Febri terduga tersangka jambret harus babak belur diamuk massa yang berada di Jalan Palembang-Jambi tepatnya di simpang kampus, Kelurahan Betung, Kabupaten Musi Banyuasin, Sumsel, Sabtu (3/6) malam.

Sebelum ditangkap warga, kedua pemuda yang tercatat sebagai warga Vilage V Taja Indah, Kecamatan Betung ini, nekat merampas ponsel milik seseorang yang belum diketahui identitasnya. Namun naasnya, saat hendak kabur sepada motor yang  ditunggangi oleh pelaku ditabrak oleh korban hingga terjatuh.

Lantas, korban pun menjerit minta tolong sehingga mengundang perhatian warga sekitar. Tak pelak, saat hendak mengambil sepeda motor Yamaha Vega R yang terjatuh, Dedi dan Febri  langsung dihajar oleh warga yang sudah kesal dengan perbuatannya.

Berdasarkan keterangan tersangka Dedi, aksinya tersebut berawal ketika ia bersama Febri sedang menongkrong di SPBU Sedompo. Kemudian, ia melihat korban sedang memainkan ponsel saat mengendarai sepeda motor.

“Lalu kami buntuti mereka dari arah belakang hingga sampai ke lokasi penangkapan dan kami rampas ponsel yang dipegang dia. Namun, ketika kami mau kabur korban menabrak motor dari arah belakang, kami pun terjatuh hingga ditangkap oleh warga,” terangnya.

Sementara itu, seorang petugas kepolisian Polsek Betung mengaku pihaknya merasa kesulitan untuk melakukan penahan terhadap pelaku, lantaran korban tidak membuat laporan di Mapolsek Betung. “Warga sekitar pun, juga tidak mengenal korbannya,” kata Zulfikar.

Kendati demikian, pihaknya masih melakukan pemeriksaan terhadap kedua diduga pelaku penjambretan tersebut. “Saat ini, keduanya masih kita lakukan pemeriksaan. Diduga ada TKP lainnya yang pernah dilakukan oleh kedua pemuda ini,” tutupnya. Korankito.com/Waluyo/Depe