Bisa Dipercaya

Dapat Hibah Tanah, TPU Purun di Perluas

foto/ist

PALI – Untuk mengantisipasi penyempitan lahan tempat pemakaman umum (TPU) Desa Purun dan Desa Babat, Kecamatan Penukal, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), langkah perluasan menajdi alternatif untuk menghinari terjadinya tumpang tindih pemakaman.

Hal ini yang menajdi dasar tokoh pemuda PALI Sigit Kamsano untuk menghibahkan tanah miliknya untuk dijadikan perluasan areal pemakanan.

Putra daerah kelahiran Desa Purun ini menghibahkan tanah miliknya seluas dua hektare untuk diratakan menggunakan alat berat untuk di jadikan sebagai tempat pemakaman umum ( TPU). Tercetusnya menghibahkan tanah di perbatasan Desa Purun dan Desa Babat, Kecamatan Penukal itu.  Disebabkan menyempitnya lahan TPU sedangkan orang yang wafat terus bertambah.

Selain itu, ada sebagian yang memakamkan keluarganya di belakang rumah karena keterbatasan TPU di Wilayah tersebut. “Lahan TPU semakin hari semakin menyempit, sedangkan orang meninggal bertambah. Bahkan ada warga yang memakan keluarganya yang di belakang rumah,” ungkapnya, Rabu (31/5).

Karena itu dengan menghibahkan tanah ini, ia berharap tidak ada lagi keluarga memakamkan keluarganya di belakang rumah. Dikatakannya, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) PALI mengenai hibah tanah ini.

Ia juga berharap agar Pemkab dapat membantu pembangunan sarana dan prasarana TPU untuk dijadikan TPU percontohan di Kabupaten PALI, seperti pemasangan pagar dan lainnya. “Tanggal 24 Mei lalu, sudah berkoordinasi dengan wakil agar dibangunkan sarana seperti pemasangan pagar, jadi TPU tidak menyeramkan danbisa dijadikan contoh TPU yang indah serta dapat menjadi tempat wisata,” jelas Sigit (korankito.com/cr1/amel)