Unsri dan Tiga PTS Buka USM Bersama

Rektor Universitas Sriwijaya (Unsri), Anis Saggaff (peci putih) memberikan keterang kepada awak media mengenai Universitas Sriwijaya (Unsri) bekerjasama dengan dengan tiga perguruan tinggi swasta (PTS) membuka lima program studi (prodi) untuk penerimaan mahasiswa baru jalur mandiri. KORKIT/WAHYU

Palembang – Universitas Sriwijaya (Unsri) bekerjasama dengan dengan tiga perguruan tinggi swasta (PTS) membuka lima program studi (prodi) untuk penerimaan mahasiswa baru jalur mandiri.

Ketiga PTS yang ikut serta dalam USM Bersama ini yakni Universitas Tridinanti (Unanti) Palembang, Universitas PGRI Palembang dan Universitas Indo Global Mandiri (IGM) Palembang.

Rektor Unsri Anis Saggaff menyebutkan, dalam pelaksanaan ujian saringan mandiri (USM) Bersama ini pihaknya bekerjasama dengan tiga PTS yang bergabung membuka lima prodi, dimana untuk pilihan satu perguruan tinggi maksimum dua prodi yang dipilih.

“Program ini untuk kemajuan bersama, sehingga tidak ada lagi kalimat yang mengatakan seluruh mahasiswa itu diambil oleh Unsri dan tidak menyisakan untuk PTS,” ungkapnya kepada awak media saat menggelar konferensi pers di gedung KPA Unsri Kampus Bukit Besar Palembang, Jumat (2/6) sore.

Menurutnya, pembukaan pendaftaran USM Bersama ini akan dimulai serentak pada 1 Juni 2017 melalui www.usm.unsri.ac.id dan website PTS-nya masing-masing.

“Program ini sudah sejak lama ingin kami implementasikan, hanya saja tahun ini baru bisa dilakukan dan kita mengajak PTS yang berkualitas, awalnya banyak PTS yang kita tawarkan bergabung tapi hanya tiga PTS saja yang tahun ini ingin ikut serta USM Bersama,” paparnya.

Sementara itu, Rektor Universitas PGRI Palembang Syarwani Ahmad menguraikan, melalui program ini pihaknya merasa terbantu dalam penerimaan mahasiswa baru.

“Kami berharap kerja sama ini berjalan dengan baik dan minat mahasiswa baru nantinya bisa meningkat untuk penilaian akreditasi institusi,” harapnya.

Syarwani menyebutkan, Universitas PGRI Palembang sendiri memiliki kuota 2500 mahasiswa baru untuk 19 prodi dari lima fakultas. “Kalau kuota sudah terpenuhi saat USM Bersama ini, maka kami tidak lagi membuka penerimaan mahasiswa baru,” pungkasnya. (korankito.com/ejak/depe).