Bisa Dipercaya

Kebelet Merokok, Rajib Nekat Jambret

JAMBRET: Rajib (kiri) tersangka jambret tengah dimintai keterangan petugas polisi, Jumat (2/6). Foto/adi.

Palembang – Setelah tiga pekan dalam pelarian, Rajib Rabani (19) pelaku pencurian dengan kekerasan (penjambret) yang beraksi di Jalan Veteran, akhirnya ditangkap oleh Tim Reskrim Polsek Ilir Timur I, Palembang..

Rajib, warga Jalan Sabo Kingking, Sei Buah, Ilir Timur II, Palembang ini di hadapan petugas mengatakan, aksi penjambretan tersebut nekat dilakukan karena tidak ada uang, untuk membeli rokok dan makan sehari-hari.

Berita Sejenis

Baru Tiba di Palembang, Ponsel Dirampas Jambret

Butuh Uang Dua Sahabat Nekat Menjambret  

Usai Beraksi Jambret Didor Tim Tupai

1 daripada 21

“Rencananya uangnya untuk membeli rokok dan kebutuhan sehari-hari,” katanya, saat melakukan gelar perkara di Polsek IT I, Jumat (2/6).

Dalam aksinya Rajib mengaku, rencana penjambretan dilakukan bersama dua temannya yakni, FR bertugas menunggu, sedangkan yang beraksi saya (Rajib, red) dan IY (buron). Dalam aksinya, korban atas nama Melly Salawatifa (52) melakukan perlawanan, hingga mereka terjatuh dari kendaraan dan langsung melarikan diri, sedangkan motor yang ditinggalkan itu dibakar massa. “Saya menjambret baru pertama kali, tapi aksi saya malahan gagal tas ibu-ibu itu tidak dapat malahan motor kami yang dibakar masa,” ujarnya.

Sementara Kapolsek IT I, Kompol Rivanda melalui Kanit Reskrim Ipda Alkap Tan mengatakan, anggotanya meringkus pelaku setelah berkoordinasi dengan pihak Samsat tentang kepemilikan sepeda motor yang dibakar itu. Sebab, korban sempat mengambil plat nomor motor pelaku, BG 5994 ABI dan diserahkan ke petugas. Dari situlah diketahui pemiliknya adalah FR. “Dari keterangan FR ini, motornya dipinjam EY (DPO) dan Rajib. Kemudian dilakukan penelusuran ke rumahnya hingga pada Rabu (31/5) ditangkap tersangka Rajib tanpa perlawanan,” jelasnya.

Guna kelengkapan berkas-berkas, dikatakan Alkaf, pihaknya juga mengamankan barang bukti satu unit sepeda motor  Honda Revo warna hitam BG 5994 ABI, yang dipakai pelaku. Kemudian satu buah tas warna hitam merk Sophie Martin. “Atas perbuatannya, tersangka akan dikenakan Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan. Ancaman hukumannya tujuh tahun penjara,” pungkasnya. korankito.com/adi/syym.