Waduh! Anjas Tewas Dilindas Truk Fuso

Foto/dhia

LUBUKLINGGAU- Malang dialami Anjas (15) siswa kelas VIII SMP Negeri 4 Kota Lubuklinggau ini tewas ditempat dilindas truk fuso saat pulang dari warnet bermain facebook di  Jalan Garuda RT 01,Kelurahan Tanjung Aman,Kecamatan Lubuklinggau Barat I, Rabu (31/5) sekitar pukul 13.00 WIB.

Berdasarkan informasi dilapangan, ‎Anjas yang merupakan warga Jalan Garuda RT 4 Kelurahan Tanjung Indah, Kecamatan Lubuklinggau Barat I diduga mengalami pecah kepala karena menghantam ban truk saat hendak menyalip dari sebelah kiri.

Anjas mengendarai sepeda motor honda tanpa plat nopol hendak menjemput temannya di Kelurahan Pelita Jaya untuk diajak bermain facebook di Warnet Alma.com di Kelurahan Tanjung Aman.

Nahasnya, belum jauh dari warnet Alma.Com, A‎njas mencoba menyalip truk fuso dengan nopol KB 9853 WI yang dikenderai Nursan Hamidi, saat hendak menyalip diduga karena terlalu mepet dengan truk hingga akhirnya stang motor korban menyenggol ban truk, dan korbanpun jatuh terlindas.

Melihat korban berlumuran darah warga setempat langsung langsung membawa korban ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sobirin Kabupaten Mura di Lubuklinggau, namun diduga  karena kehabisan darah korban meregang nyawa.

Berdasarkan keterangan, Nurhasan, sopir tru fuso, kejadian tersebut terjadi sangat cepat dan melihat korban sudah terjatuh disamping mobilnya dan dirinya tidak sengaja menabrak sepeda motor yang dikendarai Anjas.

” Saya melihat motor datang dari samping,terus ada yang jatuh, kemudian saya langsung ngerem dan melihat korban sudah terkapar,saya tidak sengaja mas,”tuturnya.

Sementara itu, Kasatlantas Polres Lubuklinggau, AKP  Sukiman melalui Kanit Lakalantas ‎ IPDA Andika W Putra‎ saat dikonfirmasi mengatakan pasca kejadian petugas langsung mendatangi TKP dan mengamankan korban serta sopir mobil truk fuso guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

“‎Sekarang mobil truk serta sopir sudah kita amankan di Polres Lubuklinggau untuk menjalani pemeriksaan, dan pihak keluarga korban langsung kita hubungi,”pungkasnya. (korankito.com/dhia/mbam)