Ternyata! Ini alasan Kedua Tersangka Tega Habisi Nyawa Adrian

Foto/deni

Palembang- Unit Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek SU I Palembang langsung bergerak cepat mengamankan dua pelaku pembunuhan terhadap Adrian (27) warga Jalan SH Wardoyo, Lorong Kencana I, Kelurahan 7 Ulu, Kecamatan SU I Palembang.

Mereka adalah Renaldi (23) bersama adik kandungnya Andre Agasi (17). Keduanya ditangkap saat bersembunyi di sebuah rumah kosong yang berada tak jauh dari rumahnya, Lorong Gading, Kelurahan 7 Ulu, Kecamatan SU I Palembang, Rabu (31/5) sekitar pukul 21.00.

Berdasarkan keterangan Andre, ia nekat menghabisi nyawa Adrian lantaran merasa kesal dengan ulah adik korban bernama Ari yang telah memukulinya dirinya terlebih dahulu. “Ari itu memukul saya terlebih dahulu pak, saya kesal dan berkelahi dengannya,” katanya.

Saat ditemui di Polsek SU I Palembang, Kamis (1/6) sekitar pukul 12.00, Andre juga mengatakan perkelahian itu dipicu, karena dirinya tanpa sengaja melempar petasan kearah Ari. Meskipun sudah meminta maaf, namun Ari yang sudah naik pitam langsung memukulnya.

“Saya minta maaf, karena tidak sengaja. Akan tetapi, dia tetap memukul saya hingga kami pun berkelahi. Pas kami lagi berantem, datang kakaknya (korban Adrian) yang ikut membantu adiknya, saya pulang kerumah ambil pisau dan langsung saya tusukan kearah korban,” jelasnya.

Sementara tersangka Renaldi mengaku ia tidak mengetahui secara pasti permasalahan hingga menyebabkan kejadian tersebut. Hanya saja, dirinya melihat Andre sedang berkelahi dengan Ari dan Adrian, ia pun langsung membantu adiknya itu.

“Saya tidak tahu penyebabnya apa. Saya hanya membantu adik saya yang sedang berkelahi dengan korban dan Ari. Pas saya lagi berkelahi, tidak tahu kalau Andre pulang ke rumah mengambil pisau. Pas lihat adik saya langsung menikam korban hingga tersungkur,” katanya.

Kapolsek SU I Palembang Kompol Mayestika Hidayat melalui Kanit Reskrim Iptu Azwan membenarkan pihaknya sudah menangkap kedua pelaku. Saat ini pelaku sudah diamankan dan masih menjalankan pemeriksaan secara intensif oleh anggotanya.

“Kedua pelaku sudah kita amankan, termasuk barang bukti berupa pisau cap garpu dan baju korban. Saat ini, kita masih mendalami motif kedua pelaku nekat menghabisi nyawa korban dan keduanya akan dikenakan Pasal 170 KUHP,” tutup Azwan. (korankito.com/depe/mbam)