Warung Remang-remang di OKI Segera Dirazia

Foto/endri

OKI – Guna memberikan rasa aman kepada umat Islam saat menjalankan ibadah puasa,  jajaran Polres OKI dan juga stakeholder lainnya segera melakukan razia wilayah yang terindikasi warung remang-remang dan wilayah pasar yang cenderung adanya pedagang nakal.

“Kita bisa bersinergi melakukan razia besar-besaran seperti di pasar maupun di wilayah-wilayah yang terindikasi warung remang-remang,” ungkap Wakapolres Kompol M Ikhsan didampingi Kabag Ops Polres OKI Kompol God Parlaslo Sinaga, seusai melakukan rapat koordinasi lintas sektoral, Selasa (30/5).

Ikhsan menambahkan,  rapat koordinasi ini merupakan upaya cipta kondisi di bulan Ramadan. “Saat Ramadan semua instansi bisa bekerja sama, lantaran beberapa aktivitas dan ancaman meningkat. Seperti aktivitas perdagangan, lalu asmara subuh yang dilakukan anak remaja yang harus dipantau. Kemudian masalah kesehatan, diantaranya penggunaan bahan berbahaya seperti formalin, boraks dan lainnya,” tegas Ihsan.

Hadir dalam rapat kordinasi lintas sektoral tersebut, yakni Dinas Perdagangan, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Camat, TNI dan lainnya.

Dalam kesempatan tersebut Kadinkes OKI HM Lubis menambahkan, pihaknya telah melakukan investigasi awal terkait masalah formalin yang ada di mie basah.

“Kami siap membantu pihak kepolisian melakukan pengungkapan adanya mie basah formalin,” ucapnya.

Lalu tenaga kesehatan juga disiapkan di pasar – pasar tumpah. Serta ada beberapa posko yang telah dipasang di titik rawan seperti pasar dan lainnya.

Sementara Kadin Perdagangan Sudiyanto Djakfar menambahkan, bahwa sebelumnya telah melakukan pemantauan harga di pasar. Serta melakukan pengecekan bahan berbahaya makanan bersama Dinkes dan kepolisian. “Untuk kenaikan harga di Pasar Kayuagung belum terlihat, tapi memang akan tetap terus dipantau,” tegasnya.  (Korankito.com/endri/syym)