Ledakan PT MAS Merusak 635 Rumah Warga

Ratusan warga desa mendatangi PT MAS untuk meminta pertanggungjawaban pihak manajemen.foto/ujang

Lahat–Ratusan warga Desa Telatang, Desa Muara Maung, dan Desa Merapi, Kecamatan Merapi Barat, Rabu (31/5), mendatangi manajemen PT Muara Alam Sejahtera (MAS). Mereka menuntut ganti rugi atas rusaknya 635 rumah penduduk akibat ledakan atau blasting.

Demo ditengahi oleh Camat Merapi Barat, Kamran, Kapolsek Merapi AKP Sofiyan Ardeni, anggota Koramil Merapi dan tiga Kepala Desa yang terkena dampak blasting.

Camat Merapi Barat Kamran, mengatakan, pihaknya bersama Polsek, Koramil dan PT MAS sudah melakukan rapat menanggapi dampak blasting ini.

“Usai dilakukan rapat, pihak PT MAS siap memperbaiki rumah warga yang terkena dampak ledakan. Kami berharap, agar dapat diselesaikan dengan sebaik baiknya, jadi kami minta tetap melalui jalur musyawarah,” ungkapnya.

Sementara itu Syahrul, perwakilan dari PT MAS, mengakui, pihak perusahaan akan bertanggung jawab atas kerusakan rumah akibat ledakan. Saat ini perusahaan sedang mengupayakan secepatnya para tukang untuk memperbaiki rumah warga yang terkena dampak dari ledakan itu.

“Saya mewakili dan atas nama perusahaan mengucapkan permohonan maaf atas dampak dari ledakan blasting. Pihak perusahaan akan bertanggung jawab atas kerusakan ini,” ucapnya.

Hal senada juga diutarakan oleh Rizal, Kepala Desa Muara Maung yang mewakili dari pendemo. Ia menyampaikan bahwa masyarakat meminta pertanggung jawaban atas kerusakan akibat ledakan. Menurutnya, masyarakat meminta pergantian rugi sesuai dengan kerusakan yang diakibatkan oleh ledakan/blasting.

“Warga minta kepada pihak perusahaan untuk mendata setiap rumah yang rusak akibat dampak dari ledakan, jadi disini masyarakat meminta kepada pihak perusahaan untuk mendata rumah dan bernegosiasi untuk pergantian kerusakan. Kalau tidak ketemu negosiasi para pendemo akan memortal akses kendaraan sehingga tidak dapat beroperasi,” tegas Rizal.

Kapolsek Merapi AKP Sofiyan Ardeni, menambahkan, pihaknya sudah berusaha keras melakukan musyawarah antara camat, koramil dan PT MAS terkait masalah kerusakan rumah warga.

“Kepada para pendemo saya meminta untuk bernegosiasi dengan baik, jangan sampai ada keributan yang ditimbulkan akibat demo ini, segala sesuatu permasalahan dapat diselesaikan dengan cara bermusyawarah,” harapnya.korankito.com/ujang/drsd