Ditodong Pakai Keris, RP155 Juta Raib Digondol Perampok

Airin (32) menantu korban saat menunjukan kondisi tas berisikan uang Rp155 juta yang diambil perampok, Rabu (31/5). foto/adi.

Palembang – Seorang pensiunan Pusri H Amir Hamzah, warga Jalan Wirajaya II Rt 03 Rw 02 No 08, Kelurahan Siring Agung, Kecamatan Ilir Barat I Palembang menjadi korban perampokan didepan rumahnya sendiri saat hendak membuka pagar rumahnya. Akibatnya, Amir harus kehilangan uang sebesar Rp155 juta beserta tas dan dompet yang berisikan handpone, 3 gelang emas dan surat berharga lainnya.

Peristiwa perampokan tersebut terjadi sekitar pukul 11.31 siang, dimana saat itu korban baru saja pulang dari mengambil uang di bank dengan mengendarai mobil jenis Terios dengan nomor polisi BG 1463 PU. Sesampai didepan rumah sang istri Zuronani (59) hendak membuka pagar rumah.

Tiba-tiba ada dua orang yang menggunakan sepeda motor menghampiri Amir yang masih didalam mobil. Dengan menggunakan sebilah keris perampok tersebut berhasil menggasak uang yang ada di dalam tas

“Kejadiannya sangat cepat sekali, saat saya lagi membuka pagar. Saya heran pagar sudah dibuka tetapi mobil belum masuk, tak lama suami saya teriak perampok. Secara pasti wajah perampok tidak jelas, hanya menggunakan sepeda motor,” kata istri korban Hj Zuronani, Rabu (31/5).

Ia menjelaskan, uang tersebut akan digunakan untuk membeli sebidang tanah sebesar Rp150 juta, sedangkan Rp5 juta lagi untuk kebutuhan bulanan.

“Uang tersebut merupakan uang deposito, sengaja kami ambil untuk membeli tanah. Belum lah tebeli sudah di ambek wong,” ujarnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Palembang Kompol Yon Edi Winara membenarkan sudah terjadi perampokan, pihaknya sudah melakukan pemeriksaan atau olah tempat kejadian perkara (TKP) di jalan Wirajaya II Rt 03 Rw 02 No 08, Kelurahan Siring Agung, Kecamatan Ilir Barat 1 Palembang, dengan menerjunkan unit sentra pelayanan kepolisian terpadu (SPKT) Mapolresta Palembang.

“Kami masih menyelidiki perampokan tersebut. Hasil penyelidikan sementara diketahui pelakunya ada dua orang,” singkatnya. (korankito.com/adi/amel)