Bertandang ke Rumah Pacar, Dua Pemuda Dikeroyok

Kedua korban pengeroyokan orang tidak kenal saat melapor ke Unit Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Palembang, Rabu (31/5). foto/depe

Palembang – Ganda (17) bersama temannya Diki Sahab (25) harus dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan luka yang dialaminya usai dianiaya oleh sekelompok pemuda yang tak dikenalnya.

Tak terima dengan pemukulan tersebut, keduanya membuat laporan di Unit Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Palembang, Rabu (31/5) sekitar pukul 13.00.

Ganda menceritakan kejadiannya berawal saat ia bertandang ke rumah pacarnya Linda (17) yang berada di Jalan Kemas Rindo, Kelurahan Mataram, Kecamatan Kertapati Palembang, Selasa (29/5) sekitar pukul 20.00.

Sedang asik mengobrol dengan Linda di depan rumahnya, tanpa ia duga datang dua orang pemuda yang tidak dikenalnya dan langsung memukul kearah kepala Ganda menggunakan kayu balok.

Melihat dirinya terluka lanjut Ganda, temannya Diki pun mencoba untuk melerai perkelahian tersebut. Namun, temannya tersebut pun tak luput dari pemukulan kawanan pelaku yang sudah beringasan.

“Saya tidak mengenal mereka dan tidak tahu permasalahannya. Tiba-tiba mereka datang dan memukul saya menggunakan kayu,” kata pemuda yang tinggal di Jalan Merah Mata, Kecamatan Talang Kelapa Palembang.

Tak hanya itu sambung korban, saat keduanya hendak pulang ke rumah dengan mengendarai sepeda motor, mereka dikejar kedua pelaku yang juga mengajak dua pelaku lainnya.

“Saat kami pulang, ada empat orang yang mengikuti dari arah belakang. Kemudian, dua orang menyalip motor kami sedang dua lagi melempar kami dari arah belakang hingga mengenai kepala saya,” tambahnya.

Ganda pun harus mengalami luka robek di bagian kepala belakang dengan luka jahitan sebanyak 8 jahitan. Sementara Diki, hanya mengalami luka lecet di bagian pipi sebelah kanan.

“Kata teman perempuan saya itu, dia mengenali para pelaku yang memukul saya. Mungkin mereka cemburu melihat saya datang ke rumah Linda. Harapan saya, para pelaku cepat ditangkap polisi,” ujarnya.

Sementara itu Kasatreskrim Polresta Palembang, Kompol Yon Edi Winara mengatakan pihaknya telah menerima laporan tersebut. “Sudah kita terima dan akan segera kita tindaklanjuti, “tutupnya. (korankito.com/depe/amel)