Widyawati di Jambret dekat Polresta

 

Widyawati ketika melaporkan peristiwa yang dialaminya ke Unit Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Palembang, Selasa (30/5) sekitar pukul 15.00. WIB. foto/deni

Palembang-Nasib sial dialami Widyawati (24). Saat hendak pergi mengajar di salah satu sekolah swasta di Palembang, ia harus kehilangan dokumen penting dan uang sebesar Rp450 ribu digasak jambret.
Widyawati kemudian melaporkan peristiwa yang dialaminya ke Unit Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Palembang, Selasa (30/5) sekitar pukul 15.00.

Di hadapan petugas, ia menceritakan, kejadiannya berawal saat ia diantar oleh orangtuanya pergi mengajar dengan mengendarai sepeda motor.  Namun, tiba di Jalan Gubernur HA Bastar, tepatnya depan rumah makan Palapa, Kecamatan Seberang Ulu (SU) I, Palembang, ia dipepet dua orang tidak dikenal dengan menggunakan sepeda motor.

“Awalnya mereka memepet motor kami, tapi tiba-tiba yang dibonceng langsung menarik tas yang saya selempangkan,” katanya.

Widyawati sempat menjerit minta tolong, namun warga sekitar enggan menolong. Sehingga, kawanan pelaku dengan leluasa membawa kabur tas kesayangan Widyawati.

“Saya kehilangan dokumen penting seperti KTP, SIM, ATM, serta uang sebesar Rp450 ribu. Kalau barangnya sudah saya ikhlaskan namun saya berharap pelaku cepat ditangkap,” tuturnya.

Kasat Reskrim Polresta Palembang Kompol Yon Edi Winara membenarkan pihaknya sudah menerima laporan korban. “Korban sudah melapor dengan kita dan akan ditindaklanjuti,” ujarnya.depe