RPH Empatlawang Masih Belum Difungsikan

RPH Empatlawang yang berada di Kecamatan Saling, belum pernah difungsikan sama sekali.foto/rodi

EMPATLAWANG-Rumah Potong Hewan atau RPH Pemerintah Kabupaten Empatlawang, di Talang 12, Desa Kelumpang Jaya, Kecamatan Saling, hingga sekarang belum juga difungsikan.

Padahal selama bulan suci Ramadan dan menjelang Idul Fitri, permintaan daging pasti meningkat. Apabila tidak ada RPH, dikhawatirkan pengawasan daging yang beredar di Empatlawang kurang efektif.

“Aktifkanlah RPH kita itu, perasaan bangunan RPH itu sudah selesai semua. Mengapa belum juga dipakai,” ujar Dedi, warga Kelurahan Pasar Tebing Tinggi, Selasa (30/5).

Menurutnya, selama ini pemerintah belum ada gerakan untuk mengaktifkan RPH tersebut. Padahal, anggaran miliaran rupiah yang sudah dikucurkan menjadi percuma saja.

“Sudah bertahun-tahun RPH itu tak difungsikan. Malah selama ini, dibangunan itu dikelilingi tumbuhan jagung dan ubi. Sama kayak kebun saja,” keluhnya.

Kepala Dinas Pertanian Empatlawang, Susyanto Tunut membenarkan bahwa RPH hingga saat ini belu difungsikan. Hal itu dikarenakan, jumlah kebutuhan daging di Empatlawang belum terlalu banyak, sekitar 2 ekor sapi saja per harinya.

“Konsumsi daging di Empatlawang per harinya sekitar 2,5 ekor sapi. Di Tebing dan sekitarnya 1 ekor sapi. Pendopo dan sekitarnya 1,5 ekor per hari. Belum terlalu efektif untuk memfungsikan RPH,” kata dia.

Namun, meskipun daging yang beredar di sejumlah pasar di Empatlawang tidak dipotong di RPH Empatlawang, namun pengawasan terhadap hewan ternak dan daging sapi tersebut tetap dilakukan. “Pemotongannya diawasi terus. Ada petugas kita yang selalu turun mengawasi,” ujarnya. korankito.com /rodi/drsd