Syahril : PNS Empatlawang Dilarang Berpolitik Praktis

Bupati Empatlawang H Syahril Hanafiah. Foto/dok

Empatlawang-Bupati Empatlawang H Syahril Hanafiah mengingatkan, pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Empatlawang agar tidak terlibat dalam politik praktis.

“Aparatur Sipil Negara (ASN) atau yang lebih dikenal dengan PNS, harus menjaga netralitas. Jangan ada yang terlibat politik praktis, jika ada yang terbukti sanksi berat akan menanti,” ujar Syahril.

Dikatakannya, sanksi tegas itu bisa berupa, penurunan jabatan atau nonjob. ASN itu ada batasan dalam berpolitik, jika terbukti akan diberikan sanksi tegas meskipun orang terdekat dirinya. “Kita tidak pandang bulu, walaupun orang terdekat saya jika terbukti ikut perpolitik tetap akan diberikan sanksi tegas. Namun beda halnya jika hanya sekedar ikut-ikutan saja,” tegasnya.

Ia berharap kejadian di tahun 2013 saat Pilkada tidak kembali terulang. Di Pilkada 2018 nantinya, diharapkan tidak ada perpecahan di antara masyarakat, apalagi ada sanak saudara yang tidak berteguran dikarenakan beda pilihan.

“Masyarakat jangan bodoh, orang yang jadi bupati kita yang ribut. Boleh beda pilihan tapi tetap jaga persaudaraan. Semua calon itu baik, jadi tinggal pilih yang terbaik dari yang baik,” ucapnya.

Namun dirinya masih berharap tidak ada ASN yang ikut berpolitik, dan akan terus mengingatkan pejabat di lingkungan Pemkab Empatlawang. “Yang jelas kita akan terus mengingatkan ASN agar tidak terlibat berpolitik,” pungkasnya. (korankito.com/rodi/mbam)